TIDORE — Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban menyusul perkembangan konflik di wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Tengah.
Imbauan bernomor 300/189/01/2026 tersebut merupakan langkah antisipatif Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan, Jumat (3/4/2026).
Dalam keterangannya, Muhammad Sinen mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, termasuk hoaks yang beredar secara langsung maupun melalui media sosial.
Ia juga mengimbau warga untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mempererat silaturahmi tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan.
Selain itu, masyarakat diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan dan memicu konflik. Warga juga diharapkan mempercayakan penanganan situasi kepada aparat pemerintah dan aparat keamanan.
Lebih lanjut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas daerah demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis.(*)








