Usai Kekalahan Argentina, Janji Batobo Presiden Fans Argentina Kota Tidore Kembali Ditagih

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Kekalahan Tim Nasional Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 disambut dengan tradisi batobooleh ratusan pendukung Tim Tango di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Senin (20/7/2026). Tradisi yang dilakukan dengan menceburkan diri ke laut itu menjadi simbol penerimaan atas hasil pertandingan sekaligus bentuk sportivitas para pendukung.

Ritual batobo dipusatkan di kawasan Pantai Tugulufa, Kecamatan Tidore. Namun, hingga kegiatan berlangsung, President Fans Argentina Kota Tidore, Muhammad Sinen, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Tidore Kepulauan, belum terlihat hadir.

Bendahara Komunitas Wartawan Kota (Kwatak) Tidore Kepulauan, Hasby Conoras, mengatakan Muhammad Sinen sebelumnya pernah berjanji akan menjalani tradisi batobo di Pantai Tugulufa apabila Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Menurut Hasby, kabar bahwa Muhammad Sinen telah menjalani batobo saat berada di Kabupaten Pulau Morotai tidak menggugurkan janji yang pernah disampaikannya kepada masyarakat Tidore.

“Pak Wali memang dikabarkan sudah batobo di Morotai. Namun, janji yang disampaikan adalah batobo di Tugulufa, Tidore. Bahkan saat itu beliau mengatakan siap diceburkan ke laut dengan mengenakan jersey Argentina atau Pakaian Dinas Upacara (PDU),” kata Hasby.

Baca Juga :  Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan

Ia menegaskan, komunitas wartawan bersama masyarakat akan kembali menagih janji tersebut setelah Muhammad Sinen kembali ke Tidore.

“Insya Allah setelah beliau kembali dari Morotai, kami akan mendatangi kantornya untuk menagih janji itu,”ujarnya.

Tidak hanya Muhammad Sinen, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe yang dikenal sebagai pendukung fanatik Argentina juga diminta menjalani tradisi serupa.

Permintaan itu disampaikan Ikatan Alumni (IKA) PMII Kota Tidore bersama Gerakan Pemuda Ansor Kota Tidore melalui Kasatkorcab Banser Ansor, Mustafa Adam. Menurut Mustafa, tradisi batobo merupakan bentuk komitmen sekaligus sportivitas setelah tim yang didukung mengalami kekalahan.

Menanggapi permintaan tersebut, Sarbin Sehe mengaku siap menjalani tradisi batobo dan meminta agar pelaksanaannya segera dijadwalkan oleh pengurus IKA PMII dan Ansor Tidore.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, Pemkot Tidore Berlakukan Jam Kerja Fleksibel ASN

Sementara itu, ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia harus berakhir setelah dikalahkan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal Ferran Torres pada babak kedua perpanjangan waktu memastikan trofi Piala Dunia 2026 menjadi milik Spanyol.

Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen dan melepaskan 20 tembakan, 11 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Argentina hanya mampu mencatatkan tiga percobaan tanpa satu pun mengarah ke gawang lawan.

Kekalahan itu meninggalkan kesedihan bagi Lionel Messi dan rekan-rekannya. Di Kota Tidore Kepulauan, duka para pendukung Argentina diterjemahkan dalam tradisi batobo, sebuah kearifan lokal yang telah lama menjadi simbol menerima kekalahan dengan lapang dada sekaligus menjaga semangat sportivitas.

 

Berita Terkait

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat
Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Pemkot Tidore Gandeng Unibra Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Berita Terbaru