Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE– Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menetapkan pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat setiap Jumat sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sebagai Kota Santri.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Tidore Kepulauan Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pembatasan Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat pada Hari Jumat.

Penerapan kebijakan itu dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan Perwali tersebut, aktivitas perkantoran dan kegiatan masyarakat dihentikan sementara setiap Jumat mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIT.

Baca Juga :  Warga Tidore Nilai EWS BPBD Efektif Tekan Risiko Bencana

Waktu tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan salat Jumat dan kegiatan keagamaan lainnya.

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan memperkuat jati diri Tidore sebagai Kota Santri.

“Mohon dukungan dan kerja sama dari Forkopimda tentang pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat pada hari Jumat di Kota Tidore Kepulauan dari pukul 10.00 WIT sampai 14.00 WIT untuk melakukan sosialisasi terkait hal tersebut,” kata Muhammad Sinen.

Ia meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan tersebut dapat dipahami dan diterapkan secara baik oleh masyarakat maupun aparatur pemerintahan.

Baca Juga :  Tidore Run 2025 Diharapkan Jadi Agenda Tahunan, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Daerah

Menurut dia, hasil pembahasan dan kebijakan yang telah dirumuskan perlu disosialisasikan di setiap instansi serta wilayah kerja masing-masing.

“Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan agar apa yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Muhammad Sinen berharap penerapan pembatasan aktivitas pada Jumat tidak hanya menjadi kebijakan administratif, tetapi juga dapat memperkuat kehidupan keagamaan serta karakter masyarakat Tidore.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Berita Terkait

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut
Pemkot Tidore Gandeng Unibra Dorong Peningkatan Kualitas SDM
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 12:01 WIB

Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut

Berita Terbaru