Efisiensi Anggaran, Pemkot Tidore Berlakukan Jam Kerja Fleksibel ASN

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Dalam rangka efisiensi dan peningkatan efektivitas kinerja, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mulai menerapkan jam kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Penerapan jam kerja fleksibel tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 800/42/01/2026 tentang Penerapan Jam Kerja Fleksibel Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Menindaklanjuti edaran tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman bersama Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo menggelar rapat pembahasan penerapan jam kerja fleksibel serta aspek teknis pendukung kinerja ASN selama masa efisiensi. Rapat berlangsung di Aula Sultan Nuku, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  820 PPPK Paruh Waktu Pemkot Tidore Jalani Tes Urine di BNN

Ahmad Laiman menyampaikan, penyesuaian jam kerja ini dilakukan untuk menunjang efektivitas kinerja organisasi, sehingga diperlukan penyesuaian pada sejumlah aspek administratif.

“Untuk efisiensi dan menunjang efektivitas kinerja organisasi dalam memenuhi sistem kerja dengan waktu terbaru ini, tentu ada beberapa hal penting yang perlu disesuaikan. Untuk absensi dan hal-hal administratif lainnya akan disampaikan secara teknis agar bisa menyesuaikan dengan kebijakan ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengurangan jam kerja di kantor bukan berarti ASN mendapatkan waktu libur tambahan. Sisa waktu kerja tersebut diberlakukan dengan sistem Work From Anywhere (WFA).

“Jam kerja yang dipotong itu bukan berarti libur, tetapi sisanya adalah WFA. Artinya, ASN tetap bekerja dari mana saja. Boleh melakukan aktivitas lain, tetapi handphone harus tetap aktif untuk memantau dan menyelesaikan pekerjaan kantor,” tegas Ahmad Laiman.

Baca Juga :  Sinergi PKK–Pemda–BI Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Koa Madiyahi Panen 1,3 Ton Jagung

Menurutnya, meskipun sebagian pekerjaan dilakukan melalui komunikasi digital atau smartphone, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal.

“Pelayanan publik tidak boleh menunggu hari esok. Pimpinan OPD dan unit kerja harus mampu menginventarisir pekerjaan dan menetapkan target yang harus diselesaikan,” imbuhnya.

Pelaksanaan jam kerja fleksibel ini tetap mengacu pada ketentuan minimal 37 jam 30 menit kerja efektif per minggu atau 7,5 jam per hari. Kebijakan ini mulai

Berita Terkait

Sekolah Adat Dodara Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Cinta Budaya pada Siswa Talaga Puncak
DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal
Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan
Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen
DPRD Tidore Bahas Investasi Pariwisata Rum, Dorong Realisasi Kerja Sama
WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun
Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang
Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:59 WIB

Sekolah Adat Dodara Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Cinta Budaya pada Siswa Talaga Puncak

Kamis, 16 April 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 17:29 WIB

Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan

Rabu, 15 April 2026 - 20:49 WIB

Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen

Senin, 13 April 2026 - 22:59 WIB

WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun

Senin, 13 April 2026 - 13:27 WIB

Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang

Rabu, 8 April 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama

Selasa, 7 April 2026 - 11:01 WIB

Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan

Berita Terbaru