Tidore Tawarkan Investasi Berbasis Rempah dan Kelautan, Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis potensi lokal melalui penguatan investasi dan hilirisasi sektor unggulan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman saat menjadi pemateri utama dalam Business and Investment Forum: Tidore & Ternate yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Discover the Natural Treasure Tidore Ternate” di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Mengusung tema “Transformasi Jalur Rempah melalui Hilirisasi”, Ahmad Laiman memaparkan visi strategis menjadikan Tidore sebagai titik nol jalur rempah yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan adanya keadilan ekologi dalam setiap pembangunan,” ujarnya di hadapan para calon investor.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memfokuskan pengembangan pada tiga sektor unggulan, yakni pertanian rempah, perikanan kelautan, dan pariwisata berbasis konservasi.

Menurut dia, sebagai daerah penyangga, Tidore siap menyediakan lahan dan infrastruktur pendukung investasi, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, termasuk kawasan konservasi lumba-lumba yang menjadi daya tarik wisata.

Dalam paparannya, Ahmad Laiman juga mengungkapkan potensi komoditas unggulan daerah, di antaranya produksi kelapa mencapai 9.566 ton, pala 299 ton, dan cengkeh 265 ton. Sementara di sektor kelautan, potensi tangkapan ikan seperti cakalang dan tongkol mendekati 10.000 ton per tahun.

Baca Juga :  Atap Timur Kirim 24 Atlet Wakili Tidore di Kejurprov Atletik Maluku Utara 2025

Potensi tersebut, lanjutnya, membuka peluang investasi di sektor industri pengolahan seperti cold storage, fillet tuna, hingga pembangunan galangan kapal di lokasi strategis.

Dalam forum yang sama, Direktur Kerja Sama Pelaksanaan Berusaha, Hasyim Daeng Barang, menekankan pentingnya pergeseran ekonomi dari ketergantungan pada sektor pertambangan menuju hilirisasi sektor perkebunan.

Ia menilai selama ini nilai tambah komoditas seperti pala dan cengkeh masih banyak dinikmati daerah lain akibat minimnya industri pengolahan di wilayah asal.

“Kementerian Investasi berkomitmen memfasilitasi masuknya investor untuk membangun industri pengolahan langsung di Tidore dan Ternate,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik, Saribua Siahaan, menyoroti pentingnya kemudahan perizinan melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing investasi di kawasan timur Indonesia.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Alwis Rustam, mengapresiasi langkah proaktif atau “jemput bola” yang dilakukan Pemerintah Kota Tidore dan Ternate dalam menarik investor.

Baca Juga :  PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Ia menyebut kedua daerah tersebut sebagai wilayah yang memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi melalui pembinaan UMKM agar produk lokal mampu bersaing dan naik kelas.

Forum bisnis tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan fashion show oleh pemuda-pemudi Tidore yang tergabung dalam Fomatika Jakarta, yang menampilkan tenun khas Puta Dino Kayangan sebagai representasi kekuatan budaya lokal.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) turut menjamin kemudahan perizinan bagi para investor.

Dengan tingkat kompetisi yang relatif rendah dan peluang sebagai pelaku awal (first mover), investor didorong untuk memanfaatkan peluang investasi di Tidore yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.(*)

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Pedagang, DLH Tidore Akui Terkendala BBM
Gubukusuma Jadi Percontohan Sekolah Lansia, Pemkot Tidore Beri Dukungan Penuh
Tidore Bidik Jadi Sentra Kopra Putih Nasional, Pemkot Jalin Kerja Sama dengan Investor
Terima SK Pengangkatan, ASN Baru di Tidore Diminta Utamakan Kepentingan Masyarakat
Dinkes dan TP PKK Tidore Gencarkan Kampanye Hidup Sehat hingga Tingkat Keluarga
Pelayanan Kesehatan Gratis Jadi Prioritas, Pemkot Tidore Dorong Akses Kesehatan yang Merata
TKBM Pelabuhan Soasio Bertransformasi Menjadi Koperasi, Diharapkan Perkuat Kesejahteraan Buruh
Der Panzer Tidore Solid Sambut Piala Dunia 2026, Yakin Jerman Tambah Bintang Kelima
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:17 WIB

Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Pedagang, DLH Tidore Akui Terkendala BBM

Senin, 22 Juni 2026 - 05:46 WIB

Tidore Bidik Jadi Sentra Kopra Putih Nasional, Pemkot Jalin Kerja Sama dengan Investor

Senin, 22 Juni 2026 - 05:29 WIB

Terima SK Pengangkatan, ASN Baru di Tidore Diminta Utamakan Kepentingan Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 05:21 WIB

Dinkes dan TP PKK Tidore Gencarkan Kampanye Hidup Sehat hingga Tingkat Keluarga

Senin, 15 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pelayanan Kesehatan Gratis Jadi Prioritas, Pemkot Tidore Dorong Akses Kesehatan yang Merata

Senin, 15 Juni 2026 - 15:56 WIB

TKBM Pelabuhan Soasio Bertransformasi Menjadi Koperasi, Diharapkan Perkuat Kesejahteraan Buruh

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:56 WIB

Der Panzer Tidore Solid Sambut Piala Dunia 2026, Yakin Jerman Tambah Bintang Kelima

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:04 WIB

Pemkot Tidore Serahkan Hibah Tanah untuk Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas UMMU

Berita Terbaru