Pemkot Tidore Mulai Penyusunan Profil KEHATI, Langkah Strategis Lindungi Ekosistem Darat dan Laut

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE-Dalam upaya menjaga kelestarian keragaman hayati di Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bekerja sama dengan Burung Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudy Ipaenin, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Tidore, Selasa (10/3/2026).

Dalam arahannya, Rudy Ipaenin menyampaikan bahwa penyusunan profil keanekaragaman hayati bukan sekadar kegiatan administratif atau pemenuhan dokumen perencanaan, tetapi merupakan langkah strategis untuk mengenali, mendokumentasikan, serta menjaga kekayaan alam yang menjadi anugerah bagi daerah.

Menurutnya, Kota Tidore Kepulauan dikenal sebagai wilayah yang memiliki kekayaan ekosistem darat dan laut yang sangat beragam, mulai dari kawasan hutan, pesisir hingga wilayah laut yang menyimpan berbagai jenis flora dan fauna bernilai ekologis, ekonomi, dan budaya.

“Kekayaan tersebut merupakan aset penting bagi pembangunan daerah, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya secara berkelanjutan,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkot Tidore Teken Komitmen Zona Integritas Menuju WBK-WBBM

Ia menambahkan bahwa dalam konteks pembangunan daerah saat ini, isu keanekaragaman hayati tidak lagi dipandang hanya sebagai isu lingkungan semata, tetapi telah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan yang berkaitan erat dengan ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, pariwisata, serta mitigasi perubahan iklim.

“Penyusunan Profil KEHATI Kota Tidore Kepulauan memiliki arti yang sangat penting, karena dokumen ini nantinya akan menjadi basis data dan informasi resmi mengenai potensi keanekaragaman hayati daerah, rujukan dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan, sekaligus instrumen perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk sebagai landasan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam dan ekowisata,” jelasnya.

Rudy juga berharap melalui forum tersebut dapat dilakukan pengumpulan data, pertukaran informasi, serta penyamaan persepsi antar perangkat daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan, sehingga dokumen profil KEHATI yang dihasilkan nantinya benar-benar komprehensif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Baca Juga :  Fadly Zon Dukung Pengusulan Tuan Guru Tidore Sebagai Pahlawan Nasional

Ia menekankan bahwa partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, karena penyusunan profil keanekaragaman hayati tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta masyarakat yang selama ini turut menjaga kelestarian alam di wilayahnya masing-masing.

“Saya berharap dokumen yang dihasilkan nantinya tidak hanya menjadi laporan semata, tetapi benar-benar menjadi panduan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya.

Kegiatan penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati Kota Tidore Kepulauan ini juga menghadirkan narasumber Koordinator Burung Indonesia Wilayah Kepulauan Maluku–Maluku Utara, Benny Siregar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ridwan Moh. Yamin, Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan Ardiansyah Fauji, pimpinan OPD terkait, perwakilan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, serta para akademisi.(*)

 

Berita Terkait

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Berita Terbaru