Reses Astri Tiarasari Yasin di Payahe, Fasilitas SMAN 4 Tikep Jadi Sorotan

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Keterbatasan infrastruktur dan fasilitas penunjang pendidikan di SMA Negeri 4 Tidore Kepulauan (Tikep) menjadi sorotan dalam kegiatan reses Astri Tiarasari Yasin di Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Jumat (25/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Astri menyerap langsung aspirasi dari para siswa dan dewan guru yang berharap adanya peningkatan fasilitas untuk mendukung proses belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Salah satu persoalan yang dinilai mendesak adalah kondisi pagar sekolah. Masdar, salah satu guru SMAN 4 Tikep, menyampaikan perlunya pembangunan pagar permanen untuk meningkatkan keamanan sekaligus mendukung kedisiplinan siswa.

Aspirasi tersebut diperkuat oleh perwakilan siswa yang mengungkapkan bahwa pagar di bagian samping dan belakang sekolah masih bersifat darurat. Kondisi itu dinilai dapat membuka celah bagi siswa untuk meninggalkan lingkungan sekolah tanpa pengawasan maupun datang terlambat.

Selain pagar, kebutuhan rumah dinas bagi guru juga menjadi perhatian. Sejumlah tenaga pendidik yang berasal dari luar daerah disebut belum memiliki fasilitas hunian yang memadai, sehingga terpaksa menggunakan sejumlah ruangan di lingkungan sekolah sebagai tempat tinggal sementara.

Baca Juga :  Siap Bantu Masjid Desa Ake Jawi, Sugeng Cahyono Didoakan Jadi Anggota DPD RI

Kebutuhan lain yang disampaikan warga sekolah berkaitan dengan fasilitas laboratorium. Meskipun gedung laboratorium IPA telah tersedia, fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena minimnya peralatan praktikum.

Di bidang olahraga, guru PJOK, Rusdi, mengusulkan perbaikan lapangan sepak bola yang selama ini dibangun secara swadaya. Ia juga meminta dukungan peralatan olahraga, seperti jersey, bola voli, bola sepak, dan bola basket.

Sementara itu, anggota PMR menyampaikan keterbatasan peralatan medis yang dimiliki sekolah. Mereka mengusulkan pengadaan kotak P3K dan tandu untuk mendukung kegiatan pertolongan pertama, mengingat anggota PMR kerap membantu siswa maupun warga sekitar ketika terjadi kondisi darurat.

Aspirasi serupa disampaikan anggota Pramuka yang membutuhkan sejumlah perlengkapan kegiatan, di antaranya tenda dan peralatan tali-temali.

Baca Juga :  Butuh Jalan Tani, Warga Mekarsari Mengadu ke Sugeng Cahyono

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Astri Tiarasari Yasin menyatakan akan berupaya menjembatani kebutuhan warga sekolah dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Namun, Astri juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal pemerintah saat ini membuat sejumlah program pembangunan fisik membutuhkan proses dan waktu. Menurut dia, adanya efisiensi anggaran dan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat turut berdampak terhadap kemampuan pemerintah dalam merealisasikan berbagai usulan pembangunan.

Meski demikian, Astri memilih mengambil langkah cepat untuk membantu memenuhi sebagian kebutuhan sekolah yang dinilai dapat ditangani tanpa harus menunggu proses penganggaran melalui APBD.

“Namun, untuk perlengkapan olahraga dan P3K, Insya Allah nanti saya akan bantu secara pribadi. Karena kalau menunggu APBD, prosesnya cukup panjang dan lama,” tegas Astri.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari para siswa, guru, dan seluruh hadirin yang mengikuti kegiatan reses.

Kegiatan reses kemudian ditutup dengan foto bersama.

Berita Terkait

Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat
Reses Astri Tiarasari di SMK Marhaen Haltim, Siswa Soroti Kelas hingga Transportasi
Reses Astri Tiarasari Ungkap Persoalan SMK Maritim Muhammadiyah Haltim, dari Listrik hingga Gaji Guru
SMAN 2 Halteng Kekurangan Guru, Fasilitas Belajar hingga Rumah Dinas Jadi Sorotan
Astri Tiarasari Serap Aspirasi Warga Nusliko, Krisis Lahan dan Fasilitas Dasar Jadi Sorotan
APBD Perubahan 2026 Disetujui, Pemkot Tidore Dorong Pengelolaan Anggaran Tepat Sasaran
SMKN 8 Halteng Soroti Minim Komputer dan Rumah Dinas Guru, Astri Janji Kawal Aspirasi
Dari Keluhan Atap Katu hingga Usulan Infrastruktur, Warga Waleh Sampaikan Deretan Aspirasi ke DPRD Malut
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Reses Astri Tiarasari di SMK Marhaen Haltim, Siswa Soroti Kelas hingga Transportasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Reses Astri Tiarasari Ungkap Persoalan SMK Maritim Muhammadiyah Haltim, dari Listrik hingga Gaji Guru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:12 WIB

SMAN 2 Halteng Kekurangan Guru, Fasilitas Belajar hingga Rumah Dinas Jadi Sorotan

Rabu, 30 September 2026 - 23:44 WIB

Astri Tiarasari Serap Aspirasi Warga Nusliko, Krisis Lahan dan Fasilitas Dasar Jadi Sorotan

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

APBD Perubahan 2026 Disetujui, Pemkot Tidore Dorong Pengelolaan Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 29 September 2026 - 14:12 WIB

SMKN 8 Halteng Soroti Minim Komputer dan Rumah Dinas Guru, Astri Janji Kawal Aspirasi

Senin, 28 September 2026 - 14:11 WIB

Dari Keluhan Atap Katu hingga Usulan Infrastruktur, Warga Waleh Sampaikan Deretan Aspirasi ke DPRD Malut

Berita Terbaru