Tolak Karateker Kades Fluk, Warga Boikot Sejumlah Fasilitas

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Fluk boikot  pelabuhan dan jalan.

Warga Desa Fluk boikot pelabuhan dan jalan.

 

MARASAI.iD  – Baru saja ditunjuk sebagai Karateker Kepala Desa Fluk Kecamatan Obi Selatan, Anisa Muhammad sudah mendapatkan aksi protes dari warga dengan melakukan boikot terhadap sejumlah fasilitas seperti pelabuhan, jalan dan sekolah.

“Sebelumnya memang sudah ada masalah sengketa Pilkades antara dua kubuh, namun penunjukan karateker ini bukannya menjadi penengah namun cenderung berpihak ke kubuh sebelah, sehingga dia bukannya menyelesaikan masalah namun menambah masalah,” kata Asma Zakaria salah satu warga Desa Fluk kepada media ini, Senin (23/9/2024).

Menurutnya, Anisa Muhammad meskipun baru ditunjuk sebagai karateker oleh Bupati Hasan Basam Kasuba belum sampai satu Minggu, namun sudah melakukan langkah kontroversial untuk menghentikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kaur desa.

Baca Juga :  Nasib Guru Ahmad: Divonis BKN Manado, Dieksekusi BKD Malut

“Dia menghentikan ketua BPD dan kaur desa dengan alasan haknya sebagai karateker dan membutuhkan perangkat baru,” jelasnya.

Warga boikot fasilitas umum.

Selain itu, kata Asma, penunjukan karateker ini juga tak sesuai prosedur karena Anisa Muhammad merupakan seorang guru sekolah, bukan pegawai di Kecamatan Obi Selatan ataupun di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Halmahera Selatan.

“Ini juga aneh, biasanya dari kecamatan atau dari Dinas PMD tapi karateker ini dari guru,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumah Kadus II Desa Fatce Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Asma Zakaria menyebutkan, aksi boikot terhadap sejumlah fasilitas ini bukannya tidak berdasar, karena selain sebagai wujud protes mereka, juga karena sejumlah fasilitas tersebut dibangun di atas tanah milik keluarga.

“Tanah itu masih milik keluarga Hi Umar, jadi kami protes ini karena merasa diperlakukan tidak adil sehingga pemerintah Kabupeten Halmahera Selatan bisa bijak dalam menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublish, upaya konfirmasi terhadap karateker Kades Fluk, Anisa Muhamad belum juga berhasil.

Berita Terkait

Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU
BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan
Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah
Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah
 Ahmad Laiman Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Nuku, Tekankan Kolaborasi untuk Daerah
Muhammad Sinen Tegaskan Pariwisata Jadi Andalan Baru Tingkatkan PAD Tidore
Berita ini 217 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU

Senin, 4 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:05 WIB

Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah

Senin, 4 Mei 2026 - 09:14 WIB

Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:43 WIB

Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:13 WIB

 Ahmad Laiman Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Nuku, Tekankan Kolaborasi untuk Daerah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:07 WIB

Muhammad Sinen Tegaskan Pariwisata Jadi Andalan Baru Tingkatkan PAD Tidore

Berita Terbaru