MARASAI.iD – Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara dibawah pimpinan Zen Kasim langsung gerak cepat turun ke lokasi, membantu korban bencana banjir yang terjadi di dua kabupaten, di Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah, Selasa (25/6/2024).
Banjir disertai tanah longsor beberapa hari lalu telah mengakibatkan rumah, fasilitas umum dan wilayah pertanian warga rusak parah, khususnya di Kecamatan Gane Timur, Gane Barat di Halmahera Selatan dan seluruh area trans Waroro di Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah.
Zen Kasim melalui sambungan telepon menyebutkan, untuk wilayah Halmahera Selatan itu yang terdampak, kategori rusak berat ada di Desa Foya sebanyak 8 KK dan di Desa Tobaru sebanyak 4 KK.
“Untuk Kabupaten Halmahera Tengah hampir semua terdampak banjir, namun Desa Sumbersari sebanyak 37 KK, yang terlihat sangat parah karena terkena lumpur perbukitan yang longsor,” ungkap Plh Kepala Dinsos Malut, Zen Kasim.

Menurutnya, rencana Dinas Sosial mulia hari ini hingga Kamis akan membongkar bantuan kiriman dari Kementerian Sosial RI dan akan didistribusikan berupa buffer stock ke Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Selatan dan Dinas Sosial Halmahera Tengah.
“Setelah mereka mengajukan permintaan buffer stock, untuk membeck up gudang bencana di 2 kabupaten tersebut,” jelasnya.
Untuk kondisi pengungsi saat ini, Zen menyebutkan para pengungsi sementara ada yang secara mandiri mengungsi ke rumah keluarga, namun ada juga di posko yang dibentuk desa dan masyarakat untuk menampung bantuan.
“Saat ini bantuan dari Halsel sudah ada di posko pengungsi, kita segerakan apa yang menjadi kebutuhan paling mendasar bagi pengungsi seperti makanan, selimut dan obat obatan,” jelasnya.
Diketahui, sejumlah desa yang terdampak banjir di Halmahera Selatan seperti






