DP3A Malut Gelar Dialog Rumah Tangga Tangguh Cegah KDRT

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3A, Musrifah Alhadar bersama para narasumber kegiatan dialog.

Kepala DP3A, Musrifah Alhadar bersama para narasumber kegiatan dialog.

TERNATE, – Menekan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa kaum perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar dialog cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang berlangsung di aula Hotel Jati Ternate, Sabtu (17/6/2023).

Kegiatan yang mengusung  tema ‘Rumah Tangga Tangguh Cegah KDRT’ menghadirkan para narasumber kompeten seperti dari psikolog metaPROGRESS, Ratna Yudha, Kantor wilayah kementerian Agama Provinsi Malut, Ridwan Kharie dan Kepala DP3A Mulut, Musrifa Alhadar.

Pada kesempatan pertama, Kepala DP3A Mulut menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan bebas dari segala bentuk kekerasan, setiap warga negara termasuk perempuan harus mendapatkan perlindungan dari negara dan masyarakat agar terhindar dan terbebas dari kekerasan penyiksaan ataupun perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan.

“Dalam data Simponi menunjukkan ada kurang lebih 396 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terlapor, dan sebanyak 215 kasus paling banyak terjadi di rumah tangga, baik kekerasan fisik maupun psikis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Mempan dengan Kata, Sekwan Pimpin Doa Minta ASN Hadir di Sofifi

Menurutnya, untuk mencegah kejadian tersebut,  konsep kesetaraan dalam keluarga merupakan kunci untuk menghentikan kekerasan dalam keluarga, di mana pembagian peran yang dijalankan oleh laki-laki dan perempuan dalam menentukan berbagai pengambilan keputusan serta nilai-nilai luhur termasuk nilai-nilai kesetaraan dan keadilan gender.

“Nilai-nilai ini sepertinya harus dikomunikasikan dalam pembentukan keluarga yakni pada jenjang  awal pernikahan, perlu adanya komitmen yang kuat atas konsekuensi yang hadir, bentuk tersebut diharapkan mampu dapat membentuk komunikasi dua arah antara suami dan istri yang berimplikasi pada keutuhan keluarga sehingga kasus KDRT dan dapat tereliminasi,” jelasnya.

Hubungan suami istri menurutnya, bukan dalam bentuk atasan dan bawahan ataupun majikan dengan babu, namun merupakan hubungan pribadi-pribadi yang romantis, tentunya yang dilandasi atas rasa saling membutuhkan, melindungi, saling menghargai, saling melengkapi dan saling menyayangi satu dengan yang lain.

Baca Juga :  Longboat Terbalik di Perairan Batang Dua, Satu Nelayan Selamat Berpegang di Rumpon

“Pemerintah provinsi Maluku Utara dalam hal ini melalui dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak, dalam kegiatan ini menyasar target edukasi pada masyarakat, atau yang mempersiapkan pernikahan,” ujarnya.

Untuk itu, kegiatan ini sengaja menghadirkan peserta dari organisasi perempuan, mahasiswa dan pelajar sekolah tingkat SMA. Yang diharapkan  akan menjadi corong  untuk dapat menyebarluaskan hal-hal terkait dengan apa yang dibahas hari ini.

“Dengan rumah tangga tangguh diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang berprestasi, sebagi generasi penerus bangsa, membutuhkan peran bersama untuk mendukung keluarga tangguh dengan cara meningkatkan pendidikan pengetahuan dan mengubah pola pikir pasangan yang akan menikah tentang konsep keluarga harmonis,” harapnya.

Berita Terkait

Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat
Pemkot Tidore Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Kualitas Udara
Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan
Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa
BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:36 WIB

BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah

Berita Terbaru