Sekprov Malut: Literasi Jadi Benteng Anak Hadapi Ancaman Dunia Digital

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Malut, Samsuddin a Kadir mengikuti kegiatan senam literasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kerasipan dan Perpustakan Provinsi Maluku Utara

Sekda Malut, Samsuddin a Kadir mengikuti kegiatan senam literasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kerasipan dan Perpustakan Provinsi Maluku Utara

SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menggalakkan budaya literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca sekaligus membekali generasi muda menghadapi tantangan era digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Literasi (Serasi) bertajuk “Gerak Sehat, Pikiran Hebat, Literasi Kuat” yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara di halaman kantor Disarpus, Sofifi, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT itu diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), pelajar, anak-anak, hingga masyarakat umum. Acara dipandu instruktur senam profesional dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa literasi merupakan bekal utama bagi generasi muda untuk menghadapi derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

“Di tengah era disrupsi yang kita hadapi saat ini, anak-anak dituntut tidak hanya tangguh, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi informasi. Salah satu cara mewujudkannya adalah melalui penguatan literasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Buka LCC 4 Pilar MPR RI Malut, Wagub: Pancasila Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Dihafal

Menurut Sekprov, ruang digital saat ini menyimpan berbagai tantangan yang perlu diantisipasi sejak dini. Beragam konten negatif seperti hoaks, penipuan daring, perjudian online, eksploitasi seksual terhadap anak, perundungan siber, ujaran kebencian, hingga radikalisme digital menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi melalui peningkatan literasi masyarakat.

“Ancaman-ancaman tersebut dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa apabila tidak disikapi dengan kemampuan literasi yang baik,” katanya.

Selain senam bersama, kegiatan juga diisi dengan lomba membaca nyaring (read aloud) dan lomba penulisan resensi buku sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Maluku Utara turut berpartisipasi melalui program DWP Mengajar, yang bertujuan mendukung pendidikan sekaligus membentuk karakter serta kebiasaan positif anak sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, Muliadi Tutupoho, mengatakan Senam Literasi merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mengampanyekan pentingnya membaca kepada masyarakat.

“Pemerintah melalui Disarpus ingin menggabungkan aktivitas fisik yang menyehatkan dengan penguatan budaya literasi. Kami berharap kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal perpustakaan dan membiasakan diri membaca,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Malut Optimis Raih Predikat “Menuju Informatif” pada Monev KIP 2025

Salah seorang peserta, Amrin, pelajar SMAN 5 Kota Tidore Kepulauan, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Senam literasi ini sangat menyenangkan. Selain berolahraga, kami juga mendapatkan banyak pengetahuan dari buku-buku yang tersedia di perpustakaan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sekprov juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan ruang pengembangan kreativitas.

“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga pusat kegiatan edukatif yang dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan terus menghadirkan berbagai program inovatif untuk meningkatkan budaya literasi, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Senam Literasi, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca semakin meningkat, sehingga perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang aktif, inklusif, dan bermanfaat bagi semua kalangan.

Berita Terkait

Bersama IRI Indoneisa, Pemuka Agama dan Akademisi Dorong Pemulihan Hutan Tropis Maluku Utara
Polda Malut Mulai Pembangunan 203 Rumah Dinas, Tahap Pertama 107 Unit
Polda Malut Gandeng 25 Perusahaan, Siapkan Beasiswa 109 Anak Daerah dan 203 Rumah Dinas
Kapolda Malut Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Sosial
BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bersama IRI Indoneisa, Pemuka Agama dan Akademisi Dorong Pemulihan Hutan Tropis Maluku Utara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Polda Malut Mulai Pembangunan 203 Rumah Dinas, Tahap Pertama 107 Unit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Kapolda Malut Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Sosial

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Berita Terbaru