TERNATE – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Samsuddin A. Kadir, M.Si., menghadiri rapat awal Tim Penilai Penghargaan Ketenagakerjaan (Jamsostek Award) 2026 yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate di K62 Kafe dan Resto, Kota Ternate, Sabtu (18/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mematangkan mekanisme penilaian penghargaan yang bertujuan mendorong peningkatan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.
Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate I Wayan Alit, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara Marwan Polisiri, Ketua APINDO Maluku Utara Gazali Abdul Mutalib, perwakilan akademisi IAIN Ternate, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate.
Rapat membahas mekanisme dan kriteria penilaian untuk empat kategori peserta, yakni badan usaha sektor keuangan, badan usaha sektor pertambangan, desa/kelurahan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penilaian Jamsostek Award 2026 difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu inovasi program, keberlanjutan pelaksanaan kegiatan sepanjang periode 2017–2026, serta komitmen pemerintah daerah dan perusahaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja.
Adapun bobot penilaian meliputi inovasi program pemerintah daerah sebesar 30 persen, dampak, kepadatan, dan komitmen sebesar 25 persen, kualitas pelaporan dan validasi sebesar 20 persen, serta penyampaian materi sebesar 25 persen. Nilai tertinggi untuk presentasi diberikan apabila disampaikan langsung oleh gubernur, bupati, atau wali kota, disusul wakil kepala daerah, sekretaris daerah, hingga kepala dinas atau perwakilan.
Sementara itu, untuk kategori perusahaan, penilaian juga mencakup kualitas presentasi, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta kontribusi dalam pemberdayaan UMKM dan pelatihan bagi masyarakat rentan di sekitar wilayah operasional.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate, I Wayan Alit, mengatakan tim penilai tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga memberikan masukan kepada peserta agar materi yang dipresentasikan pada tahapan berikutnya semakin baik.
Di kesempatan yang sama, Sekda Maluku Utara Samsuddin A. Kadir menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan agar proses penilaian berjalan objektif, transparan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja di Maluku Utara.
Sesuai jadwal, tahapan wawancara kandidat akan dilaksanakan pada 22 Juli 2026, sedangkan malam penganugerahan Jamsostek Award 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026.






