Prodi Biologi STKIP Kie Raha Ternate Gelar Kegiatan PKM di Sula, ini Agendanya

- Jurnalis

Jumat, 14 Juli 2023 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANANA-Dosen dan Mahasiswa Semester II, IV, dan VI Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate, telah melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kepulauan Sula.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni terhitung sejak tanggal, 11-13 Juli mengusung tema, “Pemanfaatan Potensi dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Pembelajaran Multikultural”.

Ketua Prodi Pendidikan Biologi, Dr. Ermin ketika berbincang dengan marasai.id menyatakan, kegiatan PKM yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian potensi dan kearifan lokal, serta pemahaman guru tentang implementasi kurikulum merdeka belajar. Kamis, (13/7/2023) Malam.

Dr. Ermin menyebut, adapun agenda dan sararan kegiatan, yakni Desa Wailau Kecamatan Sanana, dan Desa Fukweu Kecamatan Sanana Utara. Desa Wailau melakukan identifikasi tanaman obat pada hari Senin, 11 Juli 2023. Sementara Desa Fukweu, melakukan identifikasi tanaman magrove disertai dengan seminar yang bertema “Pemanfaatan Hutan Mangrove sebagai Pengembangan Ekowisata di Pulau Kucing” pada hari Selasa, 12 Juli 2023.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Sula Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Istana Daerah

“Selanjutnya, kami kembali melakukan seminar serta penandatangan MoU dengan sekolah MA M’arif Nu Wailau, tepatnya hari Rabu, 13 Juli 2023,” ungkapnya.

Mewakili Ketua STKIP dan selaku Ketua Prodi, Dr. Ermin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kepulauan Sula pada umumnya, khususnya masyarakat Desa Wailau dan Desa Fukweu.

“Kami Program Studi Pendidikan Biologi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula atas perhatian serta kesedianya dalam menerima kami. Semoga kedepannya, kerja sama ini dapat berjalan dan terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan,” pungkasnya mengakhiri.

Sementara, Pemuda Desa Fukweu, Tamsin Yoioga, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan. Menurutnya, sangat luar biasa, sebab Fukweu merupakan Desa yang pesisirnya dipenuhi mangrove.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Dukung Monitoring Dana Desa Binaan Adhyaksa

“Untuk menjaga ekosistem mangrove, selama ini masyarakat jarang mendapat sosialisasi dari Pemerintah Daerah sehingga kehadiran mereka dalam seminar itu, masyarakat desa Fukweu sangat mengapresiasi,” ujarnya.

Akademisi STAI Babussalam Sula itu, bahkan meminta untuk kedepannya mahasiswa pada saat KKN, diturunkan di Desa Fukweu.

“Saya minta untuk ke depannya, mahasiswa STIKIP ketika KKN nanti diturunkan di Desa Fukweu, supaya ada kerja sama yang baik dalam melakukan sosialisasi, serta jaga hutan mangrove di Desa Fukweu. Apalagi, mereka bersedia untuk bekerja sama dengan Pemdes untuk melakukan pelatihan ke depan kepada ibu-ibu terkait buah mangrove yang bisa dijadikan bahan konsumen masyarakat sekaligus sebagai ikon wisata pulau kucing ke depan,” pungkasnya.

Sekedar informasi, selain dari Desa Fukweu dan Desa Wailau, mahasiswa juga melakukan bakti sosial di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana.

Reporter: Am Teapon

Berita Terkait

Wagub Maluku Utara Tinjau Lokasi MTQ XXXI di Sofifi, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Tertib
Peletakan Batu Pertama RTLH di Oba Utara, Upaya Wujudkan Keluarga Sehat dan Berkualitas
Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM
UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual
Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah
Mahasiswa Unibrah Tidore Torehkan Prestasi Gemilang di Porprov V Maluku Utara, Sabet Emas hingga Perak
Pemkab Haltim dan Universitas Bumi Hijrah Teken MoU, Perkuat SDM dan Dukung Pembangunan Daerah
Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 12:59 WIB

Wagub Maluku Utara Tinjau Lokasi MTQ XXXI di Sofifi, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Tertib

Senin, 22 Juni 2026 - 05:38 WIB

Peletakan Batu Pertama RTLH di Oba Utara, Upaya Wujudkan Keluarga Sehat dan Berkualitas

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

Unibrah Tidore dan SRMA 28 Tidore Teken MoU, Perkuat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan SDM

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:46 WIB

UNIBRAH Tidore dan FOSPAR Komitmen Wujudkan Kampus Aman dan Ramah Perempuan dari Kekerasan Seksual

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Mahasiswa UNIBRAH Desak Pemerintah Respons Krisis Rakyat, Soroti Mafia BBM hingga Tambang Bermasalah

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:09 WIB

Mahasiswa Unibrah Tidore Torehkan Prestasi Gemilang di Porprov V Maluku Utara, Sabet Emas hingga Perak

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:55 WIB

Pemkab Haltim dan Universitas Bumi Hijrah Teken MoU, Perkuat SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang

Berita Terbaru