Pj Gubernur Malut Buka Rakor UKPBJ, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang/Jasa

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, secara resmi membuka Rakor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Pj. Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, secara resmi membuka Rakor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

MARASAI.iD – Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Drs. H. Samsuddin Abdul Kadir, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Acara ini berlangsung di Bela Hotel, Senin (2/12/2024), dengan tema “Peningkatan Kompetensi PBJ dan Penguatan Kelembagaan UKBPJ Menuju Indonesia Emas”.

Dalam sambutannya, Samsuddin menekankan pentingnya pengadaan barang dan jasa dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebutkan, perbaikan proses pengadaan secara berkesinambungan sangat diperlukan agar transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan tata kelola yang baik dapat terus terjaga.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kinerja pengadaan, memperkuat koordinasi, dan kolaborasi antar-UKPBJ demi pengadaan barang/jasa yang efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Pj Gubernur juga berharap Rakor ini dapat menjadi ajang untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh UKPBJ, menemukan solusi efektif, serta memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai regulasi pengadaan.

Baca Juga :  Bupati Sula Cup II Resmi Dihelat, Target Jaring Generasi Emas Sepak Bola Sula

“Saya menitipkan pesan kepada narasumber agar memberikan penyegaran kepada aparatur UKPBJ dan perangkat daerah lainnya, sehingga dapat meningkatkan kompetensi SDM dan kelembagaan UKPBJ. Kepada peserta, saya berharap dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan berkontribusi dalam peningkatan kinerja pengadaan,” tambahnya.

Plt Kepala Biro PBJ Malut, Abdul Farid Hasan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan mendorong perubahan paradigma pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi UKPBJ, menemukan solusi efektif, serta memahami regulasi demi peningkatan kompetensi SDM dan kelembagaan UKPBJ.

Baca Juga :  Petani Muda Halbar Gelar Pelatihan Bersama MES, Unkhair dan Bank Indonesia

“Semoga Rakor ini menjadi media untuk berbagi informasi dan memecahkan masalah yang dihadapi, sekaligus mengantisipasi tantangan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ucap Farid Hasan.

Rakor ini menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Malut, Kejaksaan Tinggi, dan Polda Maluku Utara.

Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 10 kabupaten/kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Maluku Utara dalam berbagai kategori pengadaan barang/jasa.

Acara ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pengadaan barang/jasa yang berkualitas, efisien, dan berorientasi pada hasil untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara.

 

 

Berita Terkait

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius
Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:37 WIB

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Berita Terbaru