Sosialisasikan Budaya K3, Harita Nickel Turun ke Sekolah

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Tunas Muda Kawasi diberikan kesempatan langsung untuk memadamkan api di lapangan.

Siswa SMA Tunas Muda Kawasi diberikan kesempatan langsung untuk memadamkan api di lapangan.

MARASAI.id – Memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2024, Harita Nickel selaku perusahaan pertambangan dan industrialisasi nikel terintegrasi berkelanjutan, melalui salah satu entitas bisnisnya, PT Halmahera Jaya Feronikel, menggelar kegiatan Safety Goes to School yang dilaksanakan di SMA Tunas Muda Desa Kawasi pada Sabtu (20/01/2024).

Lebih dari 60 siswa dari berbagai tingkat mengikuti dua jenis pelatihan K3 yaitu upaya pemadaman kebakaran ringan dan teknik berkendara yang aman. Khusus untuk kegiatan pertama, perusahaan pertambangan dan hilirisasi terintegrasi ini menerjunkan tiga personel dari Emergency Response Team (ERT) dan lima personel dari Departemen Occupational Health and Safety (OHS) untuk memperagakan upaya pemadaman api menggunakan selimut basah.

“Pelatihan ini kami rancang agar menyenangkan. Ibaratnya, kami berbagi pengetahuan dengan adik-adik siswa untuk menjadi tokoh animasi di serial Avatar, yang mampu mengendalikan berbagai elemen bumi, khususnya api. Sekaligus kami memberikan pemahaman mengenai elemen kimia yang menjadi unsur api, sehingga kita mampu mengendalikannya,” ujar Hendri Saputro, OHS Supervisor Harita Nickel.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan bahwa program edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan praktik K3 yang dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, seperti di rumah dan sekolah. Hal ini sejalas dengan komitmen Harita Nickel terkait K3, yaitu menjaga agar kegiatan operasional perusahaan tetap aman melalui budaya K3, sekaligus membawa dampak sosial yang positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sambut Kunjungan Tim PKK Provinsi di Morotai: Desa Wewemo Siap Tampil Terbaik

“Kami percaya generasi muda yang mengikuti program ini adalah agen-agen perubahan yang mampu meneruskan budaya K3 di masa depan, dimulai dari lingkungan terdekat. Kami juga turut membagikan 65 botol minum atau tumbler kepada seluruh siswa dan guru, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menurunkan penggunaan plastik sekali pakai,” jelas Hendri.

Mewakili kepala SMA Tunas Muda, Marlon Vergi Kurama menyampaikan apresiasinya kepada Harita Nickel yang terus berkomitmen untuk membangun kapasitas generasi muda Pulau Obi. “Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan para siswa berusia remaja yang mulai diandalkan orang tuanya. Pelatihan ini membuat para siswa mampu memetakan potensi risiko di sekitar rumah dan sekolahnya, juga mengetahui cara pencegahan dan penanganan risiko,” ucap Marlon.

Marlon berharap program edukasi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga pemahaman siswa akan potensi risiko semakin luas. “Risiko lain seperti bahaya arus listrik dan gempa bumi, akan menjadi topik edukasi menarik lainnya yang dapat diserap oleh para siswa. Semoga ke depan kami dapat terus berkolaborasi dengan Harita Nickel dalam membangun generasi muda yang cerdas melalui pelatihan K3,” tambah Marlon.

Baca Juga :  Launching Almanak Kesultanan Tidore, Jou Ou: Ini Warisan dan Identitas Kita

Ikra Jouronga, Ketua OSIS SMA Tunas Muda Kawasi menyampaikan bahwa materi yang disampaikan oleh tim Harita Nickel sangat bermanfaat. “Sangat bermanfaat sekali dan mudah dipahami. Mudah diterapkan dalam keseharian di rumah dan sekolah,” ujar Ikra.

Tahun ini, bulan K3 Nasional mengusung tema Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha. “Selaras dengan tema tahun ini, Harita Nickel ingin membawa semangat Budaya K3 selangkah lebih maju, yaitu ke masyarakat yang dekat dengan wilayah operasional kami. Kami melihat bahwa perusahaan dan masyarakat berada dalam satu ekosistem ekonomi sosial, yang bergandengan tangan memajukan ekonomi Indonesia, dan Halmahera Selatan pada khususnya,” tutup Hendri.

Selain Safety Goes to School, dalam rangkaian aksi sosial BK3N kali ini, Harita Nickel juga melakukan Aksi Gerak Sehat dan Bersih Pantai Kawasi serta Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

Berita Terkait

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Berita Terbaru