Fokus Bangun Sektor Pertanian, Bupati Sula Turun Langsung ke Kebun

- Jurnalis

Senin, 8 Januari 2024 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kepulauan Sula saat turun langsung di kebun petani.

Bupati Kepulauan Sula saat turun langsung di kebun petani.

SANANA– Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula langsung tancap gas dengan memberikan perhatian serius pada sektor Pertanian di awal tahun, dengan turun langsung ke kebun petani, Senin (8/1/2024).

Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati, didampingi Sekretaris Daerah bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung di kebun tani yang bertujuan melakukan panen, sekaligus memberikan bantuan pupuk, bibit, serta mengedukasi masyarakat.

Kunjungan kerja di Pulau Sulabesi ini, Bupati juga melakukan kunjungan kerja di Pulau Mangoli, tepatnya di kebun kelompok tani Waitulia Indah, Kecamatan Mangoli Tengah.

Ketua kelompok tani Waitulia Indah, Abdullah Haji Muhammad meminta kepada Pemerintah Daerah agar memberikan bantuan obat-obatan untuk tanaman dan alat pendukung pertanian.

“Kita minta agar Pemda dapat membantu kami dalam pengadaan obat-obatan. Selain itu, kami juga meminta alat pendukung lainnya. Karena saat ini, hampir rata-rata kami masih bekerja manual,” pintanya.

Terpisah, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus kepada awak media menilai Petani di Desa Waitulia terbilang Petani sukses.

Baca Juga :  DWP Kepulauan Sula Gelar Rapat Rutin, Bahas Program Pendidikan dan Sosial

“Sebenarnya para Petani di Desa Waitulia ini sudah terbilang Petani sukses. Selaku Pemerintah Daerah, tentunya kita perlu untuk lebih mensuport lagi,” ucapnya.

Kata Bupati, Pemda Sula saat ini sudah rapat bersama dengan tim anggaran untuk memberikan bantuan kepada para kelompok tani.

“Kemarin sudah ada bantuan dari Ibu DPR RI, Alien Mus melalui bantuan aspirasi. Dan kita juga sudah rapat bersama tim anggaran Pemda, dan khususnya Ibu Kadis Pertanian untuk memberikan bantuan-bantuan. Baik berupa bibit, pupuk, maupun alat-alat pendukung pertanian,” pungkasnya.

Kesempatan yang sama, Wakil Bupati, M. Saleh Marasabessy menjelaskan, Kepulauan Sula belum efektif dalam mengembangkan sektor Pertanian, sehingga buah-buahan atau hasil tanaman masih dipasok dari luar daerah.

“Sebenarnya, Kepulauan Sula ini, tanaman holtikultura masih dipasok dari luar. Olehnya itu, kita sebagai Pemerintah Daerah mempunyai langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Kepulauan Sula. Upaya yang kita lakukan saat ini, alhamdulillah sudah jalan. Tinggal kekurangan yang sebagaimana yang disampaikan, kita lengkapi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

Menurutnya, Desa yang memiliki potensi pertanian, akan dijadikan sentra pengembangan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Sehingga fokus kita kedepannya, kawasan-kawasan ini dijadikan sentra pengembangan untuk bisa mengantisipasi holtikultura. Kalau ini yang kita lakukan, sudah tentu dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor pertanian,” paparnya.

Sementara, Pj. Kepala Desa Waitulia, Ridwan Buamona mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang sudah melakukan kunjungan.

“Selaku Pemerintah Desa Waitulia, sangat berterima kasih dan sangat antusias atas kedatangan Bupati dan rombongan dalam rangka panen di Desa Waitulia dan penyerahan bantuan untuk Kelompok Tani,” ucapnya.

Ia berharap, kedepannya Petani di Desa Waitulia lebih diperhatikan. “Jadi, besar harapan kami, kunjungan ini kedepannya, Desa Waitulia mendapat bantuan dan perhatian lebih banyak dari Pemerintah Daerah untuk mengembangkan pertanian di Desa Waitulia,” imbuhnya mengakhiri.

Reporter: Am Teapon

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru