Rakor Perencanaan Pengembangan Koperasi, Kewirausahaan dan UMKM tahun 2023 di Maluku Utara, Sekda: Ini Kesempatan Pemda Bersuara ke Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM RI, Arif Rahman Hakim didampingi Sekda dan Kadiskop UMKM Malut, saat menabuh gong pertanda kegiatan rakor resmi dibuka.

Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM RI, Arif Rahman Hakim didampingi Sekda dan Kadiskop UMKM Malut, saat menabuh gong pertanda kegiatan rakor resmi dibuka.

MARASAI.id – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs.Samsuddin A. Kadir,M.Si, mewakili Gubernur Maluku Utara menghadiri acara Rapat Koordinasi Perencanaan Pengembangan Koperasi, Kewirausahaan dan UMKM serta jaring pendapat terkait masukan Indikator UMKM Naik Kelas yang dilaksanakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI bertempat di Halmahera Ballroom Sahid Bella hotel, Jumat (20/10/23).

Mengawali sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda mengucapkan selamat datang Kepada Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM RI, Arif Rahman Hakim dan Peserta dari seluruh Indonesia di Kota  Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Dikatakannya bahwa kondisi ekonomi Maluku Utara beberapa tahun terakhir ini memberikan dampak pertumbuhan yang positif dan menggembirakan. Angka statistik pertumbuhan ekonomi Malut tahun 2022 tumbuh sebesar 22,94%, lebih tinggi dibanding capaian tahun 2021 yang mengalami pertumbuhan sebesar 16,79%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2023 sudah mencapai angka 23,89% dan diprediksikan akan terus tumbuh positif pada tahun 2024.

“Dengan indikator kenaikan belanja pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se- Maluku Utara, investasi sektor industri pengolahan bahan galian yang terus meningkat serta dari sisi eksternal adalah tahun politik bagi masyarakat dan partai di mana belanja politik akan semakin tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sekda mengatakan Rakor Perencanaan Pengembangan Koperasi, Kewirausahaan dan UMKM serta Jaring Pendapat terkait Masukan Indikator UMKM Naik Kelas, ini merupakan tujuan Kementrian Koperasi dan UKM untuk mewujudkan koperasi yang berkualitas dan modern serta UMKM dan wirausaha Naik Kelas yang mampu berdaya saing di pasar domestik dan global.

Baca Juga :  SKMart Resmi Diluncurkan, Masjid Raya Sofifi Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat

“Ini merupakan kesempatan terbaik bagi Pemerintah Daerah untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat yang hadir di sini untuk terus melakukan pembinaan dan percepatan pengembangan di Maluku Utara dan Indonesia timur khususnya dan Indonesia pada umumnya agar saling menopang dalam membangun pangsa pasar melalui Koperasi dan UMKM,” ucapanya.

Sekda menegaskan bahwa Rakor ini merupakan ajang melakukan konsolidasi memperkuat struktur ekonomi daerah-daerah di seluruh Indonesia melalui kebijakan program dan kegiatan yang sinergis dan berkesinambungan.

“Momentum ini adalah sebagai media untuk menyamakan persepsi dalam membangun desain besar ekonomi Indonesia melalui koperasi dan UKM dengan kerja kolaboratif. Juga merupakan sarana efektif memaksimalkan perencanaan pembangunan yang digerakkan oleh mesin pemerintahan untuk mensejahterakan masyarakat. Dengan demikian model perencanaan program partisipatif dan kerja kolaboratif menjadi kebutuhan mendasar dalam mensukseskan program kegiatan tahun 2024 dan usulan program tahun 2025,” jelas Sekda.

Mengakhiri sambutannya Sekda mengharapkan agar peserta yang hadir dapat memanfaatkan momentum kegiatan ini untuk memberikan kontribusi pikir yang konstruktif terhadap kemajuan koperasi dan UKM di Indonesia secara keseluruhan.

Sementara itu, Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM RI Arif Rahman Hakim,MS dalam sambutannya mengatakan bahwa UMKM Naik Kelas telah menjadi cita-cita bersama, baik dalam perencanaan, jangka menengah hingga jangka panjang.

Baca Juga :  Gandeng Balai Bahasa Maluku Utara, UNIBRAH Dorong Budaya Baca Masyarakat Melalui KKN Tematik Literasi

“Sebagaimana tercantum dalam Visi Indonesia Emas 2045 yang tertuang dalam RPJPN 2025-2045 bahwa kebijakan ekonomi mengutamakan kemakmuran masyarakat daripada individu. Dan koperasi akan kembali digaungkan menjadi Soko guru perekonomian dan UMKM didorong untuk maju bersama untuk kemakmuran masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakan Sekmenkop, dalam menentukan indikator UMKM naik kelas, Maka dibutuhkan masukan dari Pemerintah Daerah yang membidangi Koperasi dan UMKM agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan dapat diimplementasikan pada seluruh tingkatan.

Sekmenkop berharap dengan seluruh rangkaian pembahasan yang telah dilaksanakan dapat terbentuk susunan indikator yang akan dijadikan pedoman bagi para pelaku usaha, Kementrian/Lembaga, Praktisi dan Asosiasi UMKM dalam menjelaskan UMKM naik kelas.

Acara ini dilanjutkan dengan diskusi dengan menghadirkan para Narasumber
dari Co-Founder UKMINDONESIA.ID, Kepala Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia, Akademisi dari Unkhair, Kadiskop dan UKM DI Yogyakarta, Kadiskop dan UKM Bali, dan Kadiskop dan UKM Provinsi Maluku Utara Wa Zaharia,S.STP.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Biro manajemen kinerja,organisasi dan SDM Aparatur Ruli Nurdina Sari,  Asisten Deputi, Kepala Biro dan Kepala Bidang lingkup Kemenkop dan UKM, Sebagian Kadiskop di seluruh Indonesia, Kadiskop dan UKM Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Maluku Utara beserta Jajarannya, Karo Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba, Para peserta mewakili Diskop dan UKM dari sebagian Provinsi di Indonesia serta para undangan lainnya. ().

Berita Terkait

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi

Berita Terbaru