Warga Fobaharu Adukan Soal Akses Jalan dan Air Bersih ke Sugeng Cahyono

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Reses Sugeng Cahyono di Kelurahan Fobaharu Kecamatan Tidore Utara.

Kegiatan Reses Sugeng Cahyono di Kelurahan Fobaharu Kecamatan Tidore Utara.

MARASAI.id – Warga Kelurahan Fobaharu Kecamatan Tidore Utara mengeluhkan sejumlah persoalan seperti akses jalan dan kekurangan air bersih, hal ini diadukan kepada Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Sugeng Cahyono saat melakukan kegiatan reses di kelurahan tersebut, Rabu (18/10/2023).

“Kami minta peningkatan jalan aspal ke jalan hotmix dari Kelurahan Fobaharu ke Kelurahan Rum serta pembangunan jalan hotmix dari Kelurahan Fobaharu ke Kalodi,” kata Warga.

Baca Juga :  Komitmen Bentuk Posbankum, Pemkab Kepulauan Sula Raih Penghargaan dari Menhum

Selain itu, warga juga minta pembangunan jembatan penghubung di RT 06 dengan RT 01. “Kami juga kekurangan air bersih, sehingga itu kami meminta dibangun sarana air bersih di Kelurahan Fobaharu,” harap warga.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS Provinsi Maluku Utara Resmi Dibuka, Tersedia 590 Formasi

Mendengar aspirasi warga tersebut, Sugeng Cahyono yang juga calon Anggota DPD RI ini mengatakan akan berupaya untuk memperjuangkan harapan masyarakat.

“Ini memang di tahun terakhir sebagai anggota DPRD Provinsi, dan kami di komisi I tidak membidangi pembangunan akan tetapi saya akan berupaya untuk menyampaikan hal ini,” ungkapnya.

 

Berita Terkait

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Berita Terbaru