DPMPTSP Halut Terbaik, Kadis Muhammad Tapi Tapi jadi Pembicara Rakor Asistensi PTSP se-Provinsi Maluku Utara

- Jurnalis

Kamis, 22 Juni 2023 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kabupeten Halmahera Utara, Muhammad Tapi Tapi (kameja putih berpeci) saat menjadi pemateri pada kegiatan rakor asistensi penerapan PTSP di  di Sofifi. (dok. Halid)

Kepala DPMPTSP Kabupeten Halmahera Utara, Muhammad Tapi Tapi (kameja putih berpeci) saat menjadi pemateri pada kegiatan rakor asistensi penerapan PTSP di di Sofifi. (dok. Halid)

SOFIFI, – Keberhasilan Bupati Frans Manery dan Wakil Bupati Mukhlis Tapi Tapi dalam menghadirkan pelayanan prima di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), dengan program inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) O, Leleani Ma Tau menjadi contoh terbaik se-Provinsi Maluku Utara.

Program inovasi yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Halut, di bawah pimpinan Kepala Dinas Muhammad Tapi Tapi ini menjadi contoh terbaik bagi DPMPTSP kabupaten kota lain, sehingga Muhammad Tapi Tapi didaulat sebagai pembicara kegiatan rapat koordinasi asistensi penerapan PTSP di daerah se-Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di aula penginapan cendrawasih Sofifi, Kamis (22/6/2023).

Muhammad Tapi Tapi menjelaskan, MPP sangat bermanfaat bagi pelayanan prima kepada masyarakat, karena dengan ditempatkan sistem pelayanan pada satu tempat maka kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan atau pelayanan administrasi dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Pemprov Malut Dukung Program Penggunaan KKI

“Kita bergerak atas dasar hukum undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, PP no 97 tahun 2014 tentang PTSP, Menpan RB no 23 tahun 2017 tentang penyelenggaraan MPP, dan peraturan Bupati nomor 33 tahun 2018 tentang pembentukan MPP Kabupaten Halmahera Utara. Semua itu terwujud dalam komitmen pemerintah daerah tanggal 31 Mei 2018, MP diresmikan bersamaan dengan HUT kabupaten Halut ke-15,” kata Muhammad dihadapan peserta rakor.

Menurutnya, dengan adanya MPP masyarakat menjadi lebih puas, karena dapat menghilangkan rendahnya kualitas pelayanan seperti; proses berbelit, kurang profesional, ketidakpastian waktu, akses pelayanan dan pembinaan yang lemah dan berdampak pada rendahnya kepuasan masyarakat.

“Dalam MPP ini terdapat 37 jenis layanan yang berasal dari 27 instansi dari berbagai aspek mulai dari urusan pemerintahan, administrasi, keuangan, perbankan, keamanan hingga imigrasi,” jelasnya.

Untuk pengelola MPP sendiri, Pemkab Halut menempatkan 1 koordinator MPP, tim teknis masing-masing instansi, tenaga administrasi, tenaga sekuriti dan cleaning service.

Baca Juga :  Wamen Transmigrasi Gelontorkan Rp 35 Miliar untuk Maluku Utara, Dorong Swasembada Pangan dan Ekspor Produk Unggulan

Sementara untuk sarana dan prasarana meliputi, gedung MPP, tempat resepsionis, ruang kerja koordinator, ruang tunggu, ruang rapat ruang tamu, ruang pelayanan masing-masing instansi, ruang konsultasi dan pengaduan, ruang menyusui, ruang bermain anak, fasilitas difabel, toilet, cafe dan tempat fotocopy, tempat parkir, ruang baca, persediaan air minum mineral gratis, ruang ful AC, cctv, mesin antrian, tv dan internet serta wastafel.

“Yang dapat saya simpulkan dengan adanya MPP, sangat berdampak pada pelayanan publik, seperti akses terjangkau, memberikan kemudahan dalam pengurusan layanan administrasi, maupun layanan perizinan dan non perizinan dari beragam instansi pemerintah dalam satu tempat serta adanya transparansi birokrasi. MPP juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan percepatan berusaha dan peningkatan investasi daerah,” jelasnya.

“Untuk closing statement, mari melayani dengan hati, punya hati dan hati-hati,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru