Sekolah Adat Dodara Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Cinta Budaya pada Siswa Talaga Puncak

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TIDORE— Komunitas sosial Sekolah Adat Dodara menggelar kegiatan “Sehari Mengabdi” di SDN Talaga Puncak, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, sebagai upaya membentuk generasi muda yang peduli lingkungan dan mencintai budaya lokal.

Koordinator Pendidikan Sekolah Adat Dodara, Bayu Sanjaya Kahar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal pengabdian komunitasnya di Dusun Talaga Puncak. Program ini melibatkan siswa dalam pembelajaran interaktif yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus melestarikan budaya daerah.

Baca Juga :  Hadiri HLM TPID-TP2DD se-Maluku Utara, Ahmad Laiman Pastikan Harga Pangan di Tidore Tetap Stabil Jelang Ramadhan

“Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Mereka juga diajak memahami jenis-jenis sampah dengan menggunakan bahasa Tidore sebagai bagian dari pelestarian budaya,” ujar Bayu.

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan semangat belajar siswa, baik dalam aspek lingkungan maupun budaya lokal.

Senada dengan itu, Sekretaris Sekolah Adat Dodara, M. Yusril Syafar, menilai kegiatan tersebut menjadi momen penting dalam menanamkan nilai dasar kepada generasi muda melalui pendekatan belajar sambil bermain.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Bergerak Cepat Usai Gempa M 7,6, Warga Diminta Tetap Waspada Meski Status Tsunami Dicabut

Menurut dia, pengenalan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, memahami jenis sampah, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Tidore merupakan bagian dari upaya membentuk karakter anak sejak dini.

“Kami berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, tetapi mampu membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan bangga terhadap budayanya. Ini juga menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan serupa di masa mendatang,” kata Yusril.(*)

Berita Terkait

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa
Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Pemkot Tidore Dukung KKN Unkhair, Perkuat Literasi hingga Pelosok Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Harkitnas 2026 di Tidore: Momentum Perkuat Literasi Digital dan Solidaritas

Berita Terbaru