TIDORE– Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bergerak cepat menindaklanjuti dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda Provinsi Maluku Utara.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, turun langsung meninjau kondisi rumah warga terdampak di Kecamatan Oba Tengah dan Kecamatan Oba, Jumat (3/4/2026) siang.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan paket sembako guna meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa yang terjadi pada Kamis (2/4/2026)
Sebelumnya, peninjauan serupa telah dilakukan di wilayah Pulau Tidore.
Wali Kota Muhammad Sinen mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi riil masyarakat sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.
“Hari ini kami bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, dan OPD teknis turun langsung melihat kondisi masyarakat terdampak gempa di daratan Oba.
Terdapat sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Setelah ini, kami akan membentuk tim untuk melakukan identifikasi lebih lanjut,” ujar Muhammad Sinen.
Ia menambahkan, setelah proses verifikasi dan pendataan selesai, pemerintah daerah akan menghitung tingkat kerusakan berdasarkan kategorinya.
Hasil tersebut akan menjadi dasar dalam penanganan bencana serta upaya pemulihan pascabencana, termasuk di wilayah Oba Utara dan Oba Selatan.
Berdasarkan data sementara, rumah warga yang mengalami kerusakan tersebar di sejumlah desa dan kelurahan, antara lain Desa Akelamo (1 rumah), Desa Siokona (2 rumah), Desa Lola (1 rumah), Desa Tului (3 rumah), Desa Talagamori (1 rumah), Desa Bale (7 rumah), Desa Woda (5 rumah), Desa Koli (13 rumah), Desa Kosa (5 rumah), serta Kelurahan Payahe (1 rumah).
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mengoptimalkan langkah penanganan bagi masyarakat terdampak.(*)







