Pemkot Tidore Dukung Pengawasan BPOM, Targetkan Produk UMKM Miliki Izin Edar Resmi

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE– Dalam upaya memperkuat pengawasan ketersediaan farmasi dan pangan olahan di Kota Tidore Kepulauan, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima kunjungan silaturahmi dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Sofifi yang dipimpin oleh Kepala Balai BPOM Sofifi, Ermanto Siahaan, bersama rombongan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Tidore, Selasa (10/3/2026).

Dalam arahannya, Ahmad Laiman menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dilaksanakan oleh BPOM di Kota Tidore, khususnya dalam pengawasan obat-obatan, pangan olahan, maupun kegiatan lainnya.

“Pemerintah Kota Tidore berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan hanya pada sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga memastikan bahwa obat-obatan serta pangan olahan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar terawasi dengan baik sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” ujar Ahmad Laiman.

Wakil Wali Kota juga berharap kehadiran BPOM di Tidore dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pengawasan terhadap obat-obatan dan makanan, sekaligus mendorong produk unggulan daerah agar dapat didaftarkan dan memperoleh izin dari BPOM.

Baca Juga :  Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen

“Kedepannya diharapkan produk unggulan dari setiap pelaku UMKM memiliki izin BPOM sehingga dapat dipasarkan secara lebih luas, termasuk di berbagai supermarket. Selain itu, diharapkan pula ada desa atau wilayah di Tidore yang dapat dijadikan pilot project sebagai kawasan yang aman dari sisi pengawasan obat dan pangan,” harapnya.

Ia juga menambahkan bahwa di Kota Tidore Kepulauan saat ini telah beroperasi beberapa Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam kategori aman. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang lebih intens antara pemerintah daerah, BPOM, dan Badan Gizi Nasional untuk terus menjaga kelayakan serta pengawasan terhadap olahan pangan di setiap dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, Kepala Balai BPOM Sofifi, Ermanto Siahaan, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara BPOM dan Pemerintah Daerah dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga :  Fourfeo Nyili Gamtufkange, Turnamen Lokal Sambut 2026 dan Pilot Proyek Mutualistik

“Kami memohon dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kota Tidore dalam pengawasan obat dan makanan, sehingga kita dapat memastikan tidak ada pangan kedaluwarsa maupun obat-obatan terlarang yang diperjualbelikan secara bebas di Kota Tidore,” ujar Ermanto.

Ia juga menambahkan bahwa BPOM saat ini turut memantau program Presiden Republik Indonesia terkait penyediaan makanan bergizi, guna memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar aman dan layak konsumsi.

“Kami berharap apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di dapur MBG, Pemerintah Kota Tidore dapat segera melaporkannya kepada BPOM agar dapat segera ditindaklanjuti, termasuk pengambilan sampel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Plt Kepala Dinas Kesehatan Saiful Salim, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zulkifli Ohorella, serta Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Tata Pemerintahan Samsul Talib.(*)

 

Berita Terkait

ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat
Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi
Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore
Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan
Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan
Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:52 WIB

ASN Tidore Diminta Dukung Pembatasan Aktivitas Pemerintahan Setiap Jumat

Jumat, 11 September 2026 - 13:59 WIB

Pembatasan Aktivitas Jumat Mulai Diterapkan, Pemkot Tidore Intensifkan Sosialisasi

Kamis, 10 September 2026 - 12:01 WIB

Ahmad Laiman Berbagi Pengalaman Kepemimpinan kepada Siswa SMAN 1 Tidore

Rabu, 9 September 2026 - 18:25 WIB

Wakil Wali Kota Tidore Lantik Kepala Dukcapil dan Dua Pejabat Administrator

Rabu, 9 September 2026 - 18:22 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Pelayanan Darurat Tetap Berjalan

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Tidore Terapkan Pembatasan Aktivitas Jumat, Perkuat Identitas sebagai Kota Santri

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Tidore Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat di Tidore Dibatasi Setiap Jumat

Berita Terbaru