Pembangunan, Lahan, dan Pilihan untuk Percaya pada Niat Baik Negara

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apresiasi Warga atas Langkah Pemerintah dalam Pembebasan Lahan 

Oleh : Oemar Noerdin ( Pemilik Lahan ) 

 

Pembangunan selalu menghadirkan dua hal sekaligus: harapan dan kegelisahan. Harapan akan kemajuan, tetapi juga kegelisahan bagi sebagian warga yang lahannya harus dilepaskan demi kepentingan yang lebih luas. Saya termasuk salah satu warga yang lahannya baru saja dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi untuk mendukung pembangunan di daerah kami.

Sebagai pemilik lahan, saya memandang pembebasan ini bukan semata urusan jual beli tanah, melainkan bagian dari ikhtiar negara menghadirkan kemajuan yang merata. Karena itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), yang telah memilih wilayah kami sebagai lokasi pembangunan.

Baca Juga :  PEMUDA PEMBERANI PERSPEKTIF AL QURAN

Dalam proses pembebasan lahan, saya melihat adanya upaya serius pemerintah untuk menjalankan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya administratif, tetapi juga komunikatif, dengan menghargai posisi masyarakat sebagai pihak yang haknya harus dilindungi. Proses pembayaran yang berjalan menunjukkan bahwa negara tidak sekadar mengambil, tetapi juga bertanggung jawab.

Pembangunan membutuhkan kepercayaan. Jika setiap langkah pemerintah selalu dicurigai tanpa dasar yang kuat, maka yang terhambat bukan hanya proyek, tetapi juga harapan masyarakat akan masa depan yang lebih baik. Kita tentu tidak ingin pembangunan di kampung sendiri terhenti hanya karena perdebatan yang tidak substansial.

Baca Juga :  WAKIL RAKYAT YANG DIDAMBAKAN

Saya percaya bahwa kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ketika pemerintah bekerja sesuai aturan dan masyarakat bersedia membuka ruang dialog, maka pembangunan dapat berjalan dengan sehat dan berkeadilan.

Harapan saya sederhana : pembangunan yang akan dilaksanakan di atas lahan tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, meningkatkan akses dan kesejahteraan, serta menjadi bukti bahwa pengorbanan warga tidak sia-sia. Pada akhirnya, pembangunan bukan tentang siapa yang paling keras bersuara, tetapi siapa yang paling tulus memikirkan masa depan daerahnya.

Berita Terkait

918; Panggilan Dari Masa Depan
Upaya “Mencerdaskan” dan Tradisi Belajar yang Dinamis
Belajar di SMK, Membangun Masa Depan Sejak Dini
Refleksi Akhir Tahun ASN di Maluku Utara: Menjaga Integritas dan Profesionalisme Pelayanan Publik
Menata Ulang Tata Kelola Proyek Publik: Tantangan dan Solusi Manajemen Konstruksi serta Peran Asosiasi Konstruksi di Era Gubernur Sherly Tjoanda
SAMPAH DAN DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN (TINJAUAN AL QURAN)
KESEHATAN MENTAL DAN JIWA DALAM PERSPEKTIF QS AL KAUTSAR AYAT 1-3
WAKIL RAKYAT YANG DIDAMBAKAN
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:53 WIB

918; Panggilan Dari Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:18 WIB

Upaya “Mencerdaskan” dan Tradisi Belajar yang Dinamis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:31 WIB

Pembangunan, Lahan, dan Pilihan untuk Percaya pada Niat Baik Negara

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:19 WIB

Belajar di SMK, Membangun Masa Depan Sejak Dini

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:29 WIB

Refleksi Akhir Tahun ASN di Maluku Utara: Menjaga Integritas dan Profesionalisme Pelayanan Publik

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:40 WIB

Menata Ulang Tata Kelola Proyek Publik: Tantangan dan Solusi Manajemen Konstruksi serta Peran Asosiasi Konstruksi di Era Gubernur Sherly Tjoanda

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:46 WIB

SAMPAH DAN DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN (TINJAUAN AL QURAN)

Selasa, 15 Juli 2025 - 06:48 WIB

KESEHATAN MENTAL DAN JIWA DALAM PERSPEKTIF QS AL KAUTSAR AYAT 1-3

Berita Terbaru

TIDORE

Tangis Haru Iringi Pelepasan 114 Jamaah Calon Haji Kota

Selasa, 28 Apr 2026 - 08:55 WIB