Hari Kedua Operasi Keselamatan Kieraha 2026, Polresta Tidore Gencar Edukasi Warga, 13 Pelanggar Masih Ditegur

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satlantas Polresta Tidore saat melakukan edukasi dan pembinaan terhadap warga pelanggaran tata tertib lalu lintas.

Anggota Satlantas Polresta Tidore saat melakukan edukasi dan pembinaan terhadap warga pelanggaran tata tertib lalu lintas.

TIDORE – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Kieraha 2026, Polresta Tidore Kepulauan terus mengintensifkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui kegiatan preemtif dan preventif, Selasa (3/2/2026).

Satgas Preemtif Polresta Tidore melaksanakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dengan membagikan leaflet serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat di area Pasar Gosalaha, Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Preemtif IPDA I.P. Oka Suarta.

Dalam sosialisasi itu, personel menyasar para pengguna jalan, pelajar, hingga komunitas sopir angkutan umum. Mereka diberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, sehingga dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

“Melalui kegiatan preemtif ini, diharapkan tercipta situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  Atap Timur Kirim 24 Atlet Wakili Tidore di Kejurprov Atletik Maluku Utara 2025

Selain itu, Satgas Preventif Polresta Tidore bersama Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan juga melaksanakan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum di terminal. Kegiatan tersebut dipimpin Kasatgas Preventif IPDA Dudy dan didampingi petugas Dishub.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, lampu, ban, kelengkapan keselamatan, hingga administrasi kendaraan. Ramp check ini bertujuan memastikan seluruh angkutan umum dalam kondisi laik jalan, aman, dan nyaman bagi penumpang.

“Dengan ramp check ini, kami berharap kendaraan angkutan umum selalu dalam kondisi prima sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi,” tambah Kapolresta.

Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Tidore mencatat hingga hari kedua operasi, pelanggaran lalu lintas masih didominasi pengendara roda dua (R2), terutama tidak menggunakan helm serta pelanggaran kelengkapan kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Tidore, IPTU Supardi, menjelaskan belum ditemukan pelanggaran berat seperti pengendara di bawah pengaruh minuman keras maupun narkoba.

“Selama dua hari pelaksanaan operasi, pelanggaran masih bersifat umum dan didominasi pengendara R2 yang tidak menggunakan helm. Pelanggaran berat belum ditemukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Hujan Tak Surutkan Semangat, ASN Tidore Khidmat Ikuti Upacara HUT Korpri ke-54

Ia menambahkan, pada tahap awal operasi, penindakan masih berupa teguran lisan maupun tertulis. Dari total 13 pelanggaran yang ditemukan pada hari kedua, seluruhnya diberikan sanksi teguran tanpa penyitaan barang bukti, serta belum dilakukan penindakan melalui ETLE statis maupun mobile.

Petugas juga menemukan empat pengendara yang tidak memiliki SIM serta pengendara di bawah umur. Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM mengendarai kendaraan bermotor.

Operasi Keselamatan Kieraha 2026 digelar untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026.

Berdasarkan data tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di Maluku Utara mengalami peningkatan, dengan korban meninggal dunia didominasi pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm.

“Helm bukan sekadar kewajiban, tetapi pelindung utama keselamatan pengendara,” pungkas IPTU Supardi.

Berita Terkait

DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal
Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan
Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen
DPRD Tidore Bahas Investasi Pariwisata Rum, Dorong Realisasi Kerja Sama
WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun
Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang
Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama
Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tidore Desak Penataan Parkir Pelabuhan Galala, Targetkan PAD Lebih Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 17:29 WIB

Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Maksimalkan Reses Lewat Pertemuan dan Blusukan

Rabu, 15 April 2026 - 20:49 WIB

Kejati Maluku Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Tidore, Pemda Diminta Perkuat Komitmen

Rabu, 15 April 2026 - 17:33 WIB

DPRD Tidore Bahas Investasi Pariwisata Rum, Dorong Realisasi Kerja Sama

Senin, 13 April 2026 - 22:59 WIB

WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun

Senin, 13 April 2026 - 13:27 WIB

Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang

Rabu, 8 April 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama

Selasa, 7 April 2026 - 11:01 WIB

Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan

Berita Terbaru