Wawali Ahmad Laiman: Pengurangan TKD Jadi Momentum Perubahan Birokrasi

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

. Wakil Wali Kota Tidore, Ahmad Laiman.

. Wakil Wali Kota Tidore, Ahmad Laiman.

TIDORE – Kebijakan Pemerintah Pusat yang memangkas dana transfer ke daerah (TKD) menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Wakil Wali Kota Tidore, Ahmad Laiman, menilai langkah tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang bagi daerah untuk berbenah dalam tata kelola pemerintahan.

“Kebijakan ini memang tidak mudah, tapi justru menjadi momentum bagi kita untuk melakukan terobosan-terobosan baru. Pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, tetapi pada kreativitas dan efisiensi kerja,” ujar Ahmad Laiman usai menerima rekomendasi hasil dialog Kwatak Bacarita dari Komunitas Wartawan Kota (Kwatak) Tidore Kepulauan, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Sekda Tidore Soroti Regulasi Belanja Pegawai dan Nasib PPPK,Saat RDP Komisi II DPR RI, 

Menurutnya, situasi pengurangan dana transfer menuntut setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengubah pola pikir dan cara kerja. Ia menekankan pentingnya membangun budaya birokrasi yang efisien, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

“Kita selama ini terlalu nyaman dengan anggaran besar. Kini saatnya OPD berinovasi, berkreasi, dan bekerja lebih optimal dengan sumber daya yang ada. Justru dalam situasi sulit seperti ini, kreativitas kita diuji,” tandasnya.

Lebih jauh, Ahmad Laiman mendorong agar pemerintah daerah mulai membangun smart bureaucracy — birokrasi yang ramping namun tangguh, serta berpihak pada aspirasi masyarakat. Ia menilai, struktur birokrasi yang gemuk tidak lagi relevan di tengah keterbatasan fiskal.

Baca Juga :  Sekda Tidore Komitmen Tuntaskan Kerugian Daerah Lewat MPPKD

“Birokrasi yang smart bukan berarti kecil atau besar, tetapi tepat guna dan efisien. Jangan sampai struktur pemerintahan hanya diisi jabatan-jabatan karena kepentingan politik, bukan karena kebutuhan pelayanan publik,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih inovatif dan efisien, Ahmad Laiman berharap Pemerintah Kota Tidore dapat tetap menjaga kualitas pelayanan publik meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Berita Terkait

Tidore Kepulauan Raih Penghargaan Peringkat II Arsip ASN Semester I 2026
Tidore Bersiap Hadapi Penilaian Adipura 2026, Wali Kota Libatkan ASN hingga Masyarakat
Warisan Intelektual Leluhur, Naskah Kuno Tidore Didorong Masuk Pendataan
Perpanjangan Kontrak 805 PPPK Tidore, Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Jadi Kunci
Muhammad Sinen Minta OPD Gotong Royong Sukseskan HUT ke-81 PGRI
PKK Tidore Buktikan Dedikasi Lewat Empat Prestasi di HKG ke-54
Bentuk Karakter Anak, Rahmawati Sinen Ingatkan Pentingnya Keteladanan Orang Tua
Sambut Kontingen PKK Tidore, IKT Halmahera Timur Pererat Silaturahmi
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:54 WIB

Tidore Kepulauan Raih Penghargaan Peringkat II Arsip ASN Semester I 2026

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Tidore Bersiap Hadapi Penilaian Adipura 2026, Wali Kota Libatkan ASN hingga Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 18:31 WIB

Warisan Intelektual Leluhur, Naskah Kuno Tidore Didorong Masuk Pendataan

Senin, 2 November 2026 - 18:22 WIB

Perpanjangan Kontrak 805 PPPK Tidore, Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Jadi Kunci

Senin, 2 November 2026 - 18:10 WIB

Muhammad Sinen Minta OPD Gotong Royong Sukseskan HUT ke-81 PGRI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:14 WIB

PKK Tidore Buktikan Dedikasi Lewat Empat Prestasi di HKG ke-54

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Bentuk Karakter Anak, Rahmawati Sinen Ingatkan Pentingnya Keteladanan Orang Tua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Sambut Kontingen PKK Tidore, IKT Halmahera Timur Pererat Silaturahmi

Berita Terbaru