MARASAI.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara masih menunggak gaji guru honorer sebanyak 11 bukan, hal ini disampaikan pada kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Sugeng Cahyono yang berlangsung di SMK negeri 1 Halmahera Tengah, Senin (23/10/2023).
“Kami butuh perhatian pemerintah provinsi, dimana gaji tenanga guru honorer masih belum dibayar sebanyak 11 bulan, yakni 2 bulan pada tahun 2022 lalu dan 9 bulan pada tahun 2023 ini, ” kata salah satu guru.
Menurutnya, hal ini sangat meresahkan mereka karena kewajiban untuk mengajar sudah dilakukan akan tetapi tidak dibayarkan hak yang semestinya diterima.
Menanggapi hal ini, Sugeng Cahyono menyebutkan bahwa pendidikan juga menjadi perhatiannya dan tenaga guru honorer masih sangat dibutuhkan, sehingga tidak boleh menunggak hak mereka.
“Mitra komisi bidang pendidikan ada di komisi IV, sementara saya ada di komisi I akan tetapi persoalan ini akan saya sampaikan ke teman komisi, ” ungkap calon anggota DPD RI ini.
Diketahui, dalam kegiatan ini juga disampaikan sejumlah aspirasi seperti kekurangan guru matematika xN bantuan pengadaan pupuk dan bibit tanaman.








