TIDORE – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, mengajak para orang tua untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak melalui pola pengasuhan yang sehat, sabar, dan penuh keteladanan.
Pesan tersebut disampaikan Rahmawati seusai mengikuti seminar parenting bertajuk “Peran Orang Tua dalam Membangun Karakter Anak” yang menghadirkan narasumber Shahnaz Haque di Aula Kantor Bupati Halmahera Timur, Kamis 22 Oktober 2026.
Rahmawati mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus TP PKK Kota Tidore Kepulauan. Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Kabupaten Halmahera Timur pada 21–25 Oktober 2026.
Rahmawati berharap, materi yang disampaikan dalam seminar tersebut dapat menambah wawasan para pengurus TP PKK, khususnya dalam menjalankan peran sebagai orang tua dan mendampingi tumbuh kembang anak.
Ia mengutip pesan Shahnaz Haque yang menekankan bahwa menjadi orang tua merupakan proses belajar sepanjang hayat. Dalam proses tersebut, orang tua dituntut untuk menjaga kesehatan, kestabilan emosi, dan kesabaran saat menghadapi berbagai tantangan dalam mendidik anak.
“Seperti yang disampaikan oleh pemateri, Mbak Shahnaz Haque, menjadi orang tua adalah sekolah seumur hidup. Sebagai orang tua dalam mendidik anak, kita harus tetap sehat, waras, dan sabar,” ujar Rahmawati.
Menurut dia, kesabaran dan keteladanan merupakan dua hal penting dalam membentuk karakter anak. Orang tua tidak cukup hanya memberikan nasihat, tetapi juga perlu menunjukkan perilaku yang baik agar dapat menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Rahmawati juga menyoroti pesan dalam seminar bahwa anak mungkin tidak selalu mengikuti nasihat orang tua, tetapi cenderung meniru perilaku yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan saya, melalui seminar ini, kita semua bisa mendapatkan pengalaman baru dan ilmu parenting untuk menerapkan peran sebagai orang tua yang mampu membentuk karakter anak-anak,” katanya.
Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui seminar tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehingga orang tua semakin memahami pentingnya pengasuhan yang positif dalam membangun generasi yang berkarakter.(*)






