Pemuda Asal Kou Koma Diduga Dikeroyok OTK, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pengeroyokan masih koma di rumah sakit.

Korban pengeroyokan masih koma di rumah sakit.

SANANA– Seorang pemuda berinisial AS, warga Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah.

Peristiwa tragis itu diperkirakan terjadi pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIT. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam parah hingga tak sadarkan diri. Saat ini, AS menjalani perawatan intensif di RSUD Sanana dalam kondisi kritis.

Kakak korban, Saiful Soamole, kepada sejumlah awak media mendesak pihak Kepolisian, khususnya Polres Kepulauan Sula, segera mengusut dan menangkap pelaku dalam waktu 1 x 24 jam.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Sula Ikut HLM TPID dan TP2DD Bahas Inflasi dan Digitalisasi Daerah

“Kami minta Kapolres segera tangkap pelaku secepatnya, 1 x 24 jam. Karena AS saat ini dirawat dalam kondisi antara hidup dan mati,” tegas Saiful, Senin malam (23/11/2025).

Ia menegaskan bahwa jika korban melakukan kesalahan, proses penyelesaian harus ditempuh melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan.

“Kalau AS salah, ya ditempuh lewat jalur hukum. Bukan main hakim sendiri seperti ini. Ini nyawa manusia, bukan binatang,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Sula Tinjau Progres Pembangunan RSUD Sanana: Ditarget Rampung dalam Satu Tahun

Hal senada disampaikan Ketua Pemuda Desa Kou, Nadir Teapon. Ia meminta kepolisian segera bertindak agar tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap agar masalah ini tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Diketahui, kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Sula. Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait motif kejadian.

Berita Terkait

YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial
Kuasa Hukum Bupati Sula Bantah Dugaan Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kepentingan Pribadi FAM
HKN ke-62, Dinkes Kepulauan Sula Fokus Layani Warga Mangoli Lewat Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal
Cegah Dampak Kabut Asap, KONI dan Dinkes Sula Bagikan Masker kepada Warga dan Pelajar
PABPDESI Kepulauan Sula Resmi Dibentuk, Zulkarnain Lumbessy Terpilih sebagai Ketua
Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Diskominfo Sula Salurkan Router Internet ke Sejumlah Sekolah
Lindungi Hak Guru, PGRI Malut dan PGRI Sula Sosialisasikan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026
Disdik Kepulauan Sula Dorong Pengembangan Karier Guru Berbasis Digital melalui SIM KSPSTK
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:26 WIB

YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

HKN ke-62, Dinkes Kepulauan Sula Fokus Layani Warga Mangoli Lewat Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Cegah Dampak Kabut Asap, KONI dan Dinkes Sula Bagikan Masker kepada Warga dan Pelajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:24 WIB

PABPDESI Kepulauan Sula Resmi Dibentuk, Zulkarnain Lumbessy Terpilih sebagai Ketua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Diskominfo Sula Salurkan Router Internet ke Sejumlah Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lindungi Hak Guru, PGRI Malut dan PGRI Sula Sosialisasikan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Disdik Kepulauan Sula Dorong Pengembangan Karier Guru Berbasis Digital melalui SIM KSPSTK

Sabtu, 26 September 2026 - 16:57 WIB

Dugaan Percakapan WhatsApp Tersebar di Facebook, Anggota DPRD Sula Diadukan ke BK

Berita Terbaru