Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, SE memberikan arahan pada rapat bersama Pimp. OPD, Dir. RSD, Para Kabag Setda, 4 Camat di Pulau Tidore, masing masing bersama sekretaris dan pejabat kepegawaian.

Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, SE memberikan arahan pada rapat bersama Pimp. OPD, Dir. RSD, Para Kabag Setda, 4 Camat di Pulau Tidore, masing masing bersama sekretaris dan pejabat kepegawaian.

TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen memimpin rapat evaluasi penegakan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Rabu 16 September 2026.

Rapat yang berlangsung di teras belakang lantai dua Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan itu menjadi momentum untuk mengevaluasi kedisiplinan sekaligus kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Dalam arahannya, Muhammad Sinen meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun laporan atas seluruh perintah dan program yang dilaksanakan setiap bulan.

Menurut dia, laporan tersebut diperlukan agar pelaksanaan program pemerintahan dapat dievaluasi secara berkala sehingga kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki.

Muhammad Sinen juga menyoroti penerapan kebijakan efisiensi yang berdampak pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Di sisi lain, kata dia, pemerintah telah memberikan fleksibilitas jam kerja sebagai bagian dari kebijakan disiplin ASN.

Namun, fleksibilitas tersebut dinilai masih disalahgunakan oleh sebagian pegawai.

“Terkait kebijakan efisiensi yang berimbas pada pemotongan TPP, penerapan disiplin ASN merupakan sebuah langkah tegas dari pemerintah melalui fleksibilitas jam kerja. Kebijakan ini justru disalahgunakan dengan banyaknya temuan pegawai yang membolos atau tidak masuk kantor pada jam kerja,” ujar Muhammad Sinen.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan, dan Desa

Menindaklanjuti persoalan tersebut, dia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) lebih proaktif memantau tingkat kehadiran ASN.

Muhammad Sinen meminta laporan kehadiran ASN disampaikan secara rutin setiap bulan langsung kepadanya.

Selain persoalan kehadiran, dia mengingatkan jajaran pemerintah daerah mengenai pentingnya disiplin dan manajemen waktu. Ia menekankan prinsip *time is money* sebagai bagian dari etos kerja aparatur.

Menurut dia, waktu yang terbuang dapat berdampak terhadap pelayanan dan kepentingan masyarakat. Karena itu, ASN diminta membangun kebiasaan hadir lebih awal, minimal 15 menit sebelum kegiatan atau acara dimulai sesuai waktu yang tercantum dalam undangan.

Ia juga mengingatkan jajaran ASN bahwa kepercayaan merupakan hal yang sulit diperoleh, tetapi dapat hilang dengan mudah apabila tidak dijaga melalui sikap dan kinerja yang konsisten.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Buka Rurusaya Open Tournament XIII 2025

Muhammad Sinen kemudian mengingatkan para ASN mengenai tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas, termasuk penggunaan waktu kerja yang berkaitan dengan gaji dan TPP yang diterima.

“Setiap detik waktu kerja yang disia-siakan dari gaji dan TPP yang diterima, kelak pasti akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat,” katanya.

Sebagai bagian dari evaluasi, Muhammad Sinen mengatakan rapat tersebut akan digelar secara rutin setiap bulan dengan nama “Rapat Curhat”.

Forum tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi ruang evaluasi dari pimpinan kepada jajaran OPD, tetapi juga membuka kesempatan bagi pimpinan OPD untuk menyampaikan evaluasi terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Dalam forum ini, kinerja bapak dan ibu pimpinan OPD akan dievaluasi secara menyeluruh. Sebaliknya, para pimpinan OPD juga diberikan ruang dan diwajibkan untuk mengevaluasi balik kinerja Wali Kota maupun Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Ia berharap forum tersebut dapat membangun pola pemerintahan yang terbuka, saling mengoreksi, serta memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat.(*)

Berita Terkait

Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa
BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan
BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah
TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA
Pemkot Tidore dan BNN Perkuat Kolaborasi Lindungi Generasi Muda dari Narkoba
Muhammad Sinen Tegaskan Pembatasan Aktivitas Jumat, ASN Diminta Jadi Teladan
Mantan Wali Kota Tidore Kepulauan Achmad Mahifa Tutup Usia
Pastikan Air Aman dikonsumsi, Perumda Ake Mayora Kirim Sampel ke Laboratorium Untuk Pengujian Kualitas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:36 WIB

BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:30 WIB

TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pemkot Tidore dan BNN Perkuat Kolaborasi Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Muhammad Sinen Tegaskan Pembatasan Aktivitas Jumat, ASN Diminta Jadi Teladan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Mantan Wali Kota Tidore Kepulauan Achmad Mahifa Tutup Usia

Senin, 28 September 2026 - 17:01 WIB

Pastikan Air Aman dikonsumsi, Perumda Ake Mayora Kirim Sampel ke Laboratorium Untuk Pengujian Kualitas

Berita Terbaru