MARASAI.iD — Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, dr. Haryadi Ahmad, melaksanakan kegiatan reses di SMA Negeri 1 Halmahera Tengah pada Kamis (23/1/2025). Dalam kunjungan tersebut, politisi Partai Bulan Bintang ini menerima sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh pihak sekolah, khususnya terkait kebutuhan fasilitas dan tenaga pendidik.
Kepala SMA Negeri 1 Halmahera Tengah, Luth Iskandar Alam mengungkapkan beberapa hal mendesak yang memerlukan perhatian pemerintah provinsi. Salah satunya adalah kebutuhan pembangunan gedung aula pertemuan yang representatif untuk menunjang kegiatan sekolah. Saat ini, sekolah belum memiliki fasilitas aula yang memadai.
Selain itu, pihak sekolah juga meminta agar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) bagi guru dapat dianggarkan. “Para guru sangat berharap agar TTP ini bisa segera direalisasikan, karena hal ini akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik,” ujar salah satu guru.
Permintaan lain yang disampaikan adalah penambahan jumlah guru, terutama untuk mata pelajaran seperti Sejarah dan Kesenian. Pihak sekolah menyebutkan bahwa analisis kebutuhan guru sudah sering disampaikan kepada Dinas Pendidikan, namun hingga kini belum mendapat respons.
“Kami juga sangat membutuhkan tenaga administrasi atau Kepala Tata Usaha (KTU). Saat ini, sekolah kami tidak memiliki tenaga administrasi sama sekali, sehingga beberapa pekerjaan administratif sering terbengkalai,” kata kepala sekolah.
Fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Pihak sekolah memohon adanya penambahan jumlah toilet, mengingat jumlah yang tersedia saat ini dinilai masih sangat kurang untuk menampung kebutuhan siswa dan guru.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, dr. Haryadi Ahmad berjanji akan membawa semua masukan ini ke dalam pembahasan di tingkat DPRD Provinsi Maluku Utara. “Saya akan memperjuangkan kebutuhan-kebutuhan ini agar bisa masuk dalam penganggaran tahun depan. Fasilitas pendidikan yang layak adalah hak setiap siswa dan tenaga pendidik,” ujar Haryadi.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara pihak sekolah dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih baik di Halmahera Tengah.






