Kejari Tidore Tetapkan Kadinkes dan 3 Orang sebagai Tersangka Korupsi Puskesmas Galala

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para tersangka digiring oleh pihak Kejari Tidore dengan menggunakan rompi merah, salah satunya adalah Kadinkes Kota Tidore Kepulauan.

Para tersangka digiring oleh pihak Kejari Tidore dengan menggunakan rompi merah, salah satunya adalah Kadinkes Kota Tidore Kepulauan.

MARASAI.iD -Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan akhirnya menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Penetapan ini diumumkan dalam konferensi pers pada Selasa (4/2/2025).

Keempat tersangka tersebut adalah AMD, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan; AM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK); YS selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK); serta SYM yang bertindak sebagai kontraktor proyek.

Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek pembangunan Puskesmas Galala tahun anggaran 2022 yang menelan anggaran Rp 9,46 miliar terbukti mengalami penyimpangan serius. Negara dirugikan sebesar Rp 1,37 miliar akibat pengurangan volume serta kualitas bangunan yang tidak sesuai spesifikasi.

Baca Juga :  Lembaga Sula Kreatif Sukses Kawal Kunjungan Menkes RI di Kepulauan Sula

Kepala Kejari Tidore, Widi Trismono, menegaskan bahwa penetapan tersangka sudah melalui proses hukum yang sah dengan mengantongi lebih dari dua alat bukti.

“Penyidik selalu mempertimbangkan aspek hukum dan hak-hak tersangka. Keputusan ini sudah sesuai prosedur,” ujar Widi.

Baca Juga :  Arizal Buamona Pimpin PGRI Kepulauan Sula Periode 2025-2030

Keempat tersangka saat ini telah ditahan dan dititipkan di rumah tahanan untuk proses pemberkasan lebih lanjut. Namun, Kejari Tidore tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru jika dalam pengembangan kasus ditemukan keterlibatan pihak lain.

“Kami terus mendalami kasus ini. Jika ada nama lain yang terbukti terlibat, pasti akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Widi.

Berita Terkait

Mutasi Polri, Karo Rena, Dirpolairud dan Kapolres Halbar Polda Malut Berganti
Kabidhumas Polda Malut Hadiri HUT ke-75 Humas Polri, Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital
Apresiasi Pengendara Tertib, Polda Malut Bagikan Cokelat dan Brosur Keselamatan
Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polda Malut Periksa Kendaraan Anggota Sendiri
Polda Malut Gandeng 25 Perusahaan, Siapkan Beasiswa 109 Anak Daerah dan 203 Rumah Dinas
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan
Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:48 WIB

Mutasi Polri, Karo Rena, Dirpolairud dan Kapolres Halbar Polda Malut Berganti

Selasa, 3 November 2026 - 15:17 WIB

Kabidhumas Polda Malut Hadiri HUT ke-75 Humas Polri, Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Apresiasi Pengendara Tertib, Polda Malut Bagikan Cokelat dan Brosur Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polda Malut Periksa Kendaraan Anggota Sendiri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polda Malut Gandeng 25 Perusahaan, Siapkan Beasiswa 109 Anak Daerah dan 203 Rumah Dinas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat

Berita Terbaru