MARASAI. id – Oraganisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Cipayung mengelar aksi kelangkaan minyak tanah, yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula terutama yang menggunakan bahan bakar seperti Speed Boat, Bodi Batang dan Fiber di Pulau Mangoli.
Akasi yang tergabung dalam Cipayung ini adalah Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhamadia, (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), BEM STAI Babussalam Sula dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Sula, Senin(25/03/2024).
Dalam persolaan tersebut ada beberapa titik aksi yakni, pasar depan Polres, taman Sanana Pertokoan dan PT Sanan Lestari.
Persiden Badan Ekskutif Masiswa(BEM) STAI Babussalam Sula Jisman Leko dalam bobotan orasinya mengatakan dirinya mendesak kapolres Kepulauan Sula segara menuntaskan persolaan kelangkaan minyaknya tanya yang ada di Sula,
“Kami mendesak Kapolres Kepulauan Sula segara mecari tau persolaan minyak tanah, kami juga menduga ada campur tangan mahavia yang sengaja bermain dengan kondisi kelangkaan minyak tanah yang ada di kepulauan Sula,” ungkapnya.
Ketua DPD KNPI kepulauan Sula mengatakan kehadiran masa aksi di sini merasa resah dengan persolaan kelangkaan minyak tanah berdasarkan hasil investigasi dan pengkajian ada dugaan permainan minyak tanah.
Dengan kesulitan minyak tanah komplotan mafia telah bermain dengan harga minyak, sebab di harga minyak tanah di tahun 2024 melonjak dengan harga tujuh sampai delapan ribu, padahal harga minyak tanah yang normal dengan harga lima ribu rupiah.
Dalam persolaan tersebut mereka juga mendesak Bupati Kepulauan Sula, Disprindangkop, DPRD dan selaku penyuplai minyak tanah PT Lestari untuk bertanggungjawab dengan persolaan ini.
Dari hasil pengkajian aksi ini yang menjadi tuntutan.
1. Mendesak Pemerintah Daerah Melalui Disprindangkop segera menerealisasi harga minyak tanah di pangkalan
2. PT Sanana Lestari segara cabut Izin pangkalan yang terindikasi nakal
3. Aparat penegak hukum segara menangkap mahfia BBM
4. Mendesak Disprindangkop dan PT Sanana Lestari segara mengeluarkan kebijakan untuk pangkalan Motoris Longbot Pulau Mangoli
5. Kapolres Kepulauan Sula segara telusuri dan tangkap oknum polisi yang diduga terindikasi permainan minyak tanah
6. Bupati Sula segera evaluasi kinerja Kadis Disprindangkop.
Penulis : Darwin
Editor : Ong






