HALMAHERA TIMUR – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Jumat (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Anjas Taher, Ketua TP-PKK Halmahera Timur Siti Nur Ubaid, Direktur RSUD Maba, unsur Forkopimda, para asisten, pimpinan OPD terkait, serta ratusan bidan dari berbagai kecamatan di Halmahera Timur.
Dalam sambutannya, Ubaid memberikan apresiasi atas dedikasi para bidan desa yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Menurutnya, seorang bidan tidak hanya menjalankan tugas profesi, tetapi juga memikul tanggung jawab moral yang besar dalam melayani masyarakat.
“Pada bidan desa itu ada komitmen moral yang mereka jalankan. Ada pengorbanan yang mereka lakukan. Walaupun bertugas di berbagai pelosok desa, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat,” kata Ubaid.
Ubaid mengaku pernah menyaksikan langsung bagaimana seorang bidan desa bekerja tanpa mengenal lelah saat menangani wabah muntaber yang terjadi di salah satu desa di Halmahera Timur.
Saat itu, kata dia, bidan tersebut bergerak cepat memberikan pertolongan dengan kemampuan yang dimiliki, dibantu masyarakat setempat.
“Saya pernah melihat dan ikut terlibat langsung ketika terjadi wabah muntaber. Saat itu seorang bidan desa dengan sigap mengambil tindakan pengobatan dengan tenaga sendiri, dibantu warga, dan saya juga ikut terlibat. Dari pengalaman itu saya melihat sendiri bahwa pengabdian bidan desa sangat luar biasa,” ujarnya.
Bupati berharap Muscab III IBI dapat menjadi momentum memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Ia juga mengajak IBI Halmahera Timur untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Muscab III IBI Halmahera Timur menjadi forum konsolidasi organisasi untuk mengevaluasi program kerja, memilih kepengurusan baru, serta menyusun arah kebijakan organisasi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di daerah.






