SANANA — Turnamen Sepak Bola Kategori Umur (KU)-12 KONI Sula Cup Tahun 2026 Zona I resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Desa Waihama, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Senin (21/9/2026) sore.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sula, Kamarudin Mahdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, dedikasi, serta sumbangsih sehingga turnamen tersebut dapat terselenggara.
Menurut Kamarudin, dukungan berbagai pihak menjadi modal penting bagi KONI dalam menggerakkan pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Kepulauan Sula.
“Dukungan luar biasa dari semua pihak inilah yang menjadi bahan bakar utama bagi kami di KONI untuk terus menggerakkan roda pembinaan olahraga di Kabupaten Kepulauan Sula. Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan piala. Bagi KONI Sula, KU-12 adalah pondasi emas masa depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, tetapi harus dibangun melalui proses pembinaan yang berjenjang dan dimulai sejak usia dini.
Karena itu, turnamen KU-12 dinilai menjadi salah satu ruang penting untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda berbakat yang nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Kepulauan Sula di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kepada anak-anakku, kalian adalah masa depan sepak bola Sula. Jadikan lapangan ini sebagai tempat kalian belajar, bertumbuh, dan bersenang-senang. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, tingkatkan semua bakat yang kalian miliki. Namun ingat pesan saya, junjung tinggi sportivitas. Menang dengan cara yang jujur adalah kebanggaan sejati,” katanya.
Kamarudin juga mengingatkan seluruh pemain dan perangkat pertandingan untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia meminta para pemain menghormati keputusan wasit, pelatih, serta lawan bertanding.
“Hari ini boleh menjadi lawan di lapangan, tetapi di luar lapangan kita semua adalah saudara,” tuturnya.
Kepada para manajer, ofisial, dan pelatih, Kamarudin mengajak seluruh pihak untuk memberikan motivasi yang positif kepada para pemain muda. Menurutnya, turnamen usia dini harus menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman positif bagi anak-anak.
“Kepada para manajer, official, dan pelatih, mari kita berikan motivasi yang positif bagi anak-anak kita. Jaga suasana turnamen ini agar tetap edukatif, ramah anak, sehat, dan penuh persaudaraan,” pungkasnya.






