Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirkuit Selawaring difoto menggunakan drone dari atas memperlihatkan viwe yang sangat indah (foto: Nonce)

Sirkuit Selawaring difoto menggunakan drone dari atas memperlihatkan viwe yang sangat indah (foto: Nonce)

TIDORE — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore Kepulauan berencana mengembangkan Daerah Tujuan Wisata (DTW) baru di Kecamatan Tidore Utara. Pengembangan difokuskan di dua kelurahan, yakni Rum dan Rum Balibunga, yang dinilai memiliki potensi wisata bahari dan sejarah.

Kepala Disbudpar Tidore, Daud Muhammad, mengatakan Kelurahan Rum memiliki lahan wisata seluas sekitar 7 hektare yang telah dilengkapi sirkuit dan akan disinergikan dengan pengembangan wisata bahari.

“Lokasi ini berdekatan langsung dengan pantai dan Pulau Maitara, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata terpadu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).

Sementara di Kelurahan Rum Balibunga, pemerintah daerah menyiapkan destinasi wisata berbasis sejarah. Kawasan tersebut berada di depan Tempat Penampungan Akhir (TPA) dan akan ditandai sebagai titik nol jalur rempah.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan

Menurut Daud, kawasan itu menyimpan nilai sejarah penting dalam perdagangan rempah dunia.

“Di lokasi ini ada sejarah dunia. Pada 1521, bangsa Eropa yang dipimpin Juan Sebastian De Elcano datang ke Tidore dan membawa keluar rempah-rempah berupa cengkeh dan pala,” jelasnya.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu dasar penetapan Hari Rempah Nasional setiap 11 Desember, merujuk pada ekspor perdana 23,7 kuintal cengkeh dari Kesultanan Tidore ke Eropa pada 11 Desember 1521.

Untuk merealisasikan rencana itu, Disbudpar telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebagai acuan pembangunan kawasan wisata di dua wilayah tersebut.

Daud menambahkan, pengembangan pariwisata harus memenuhi tiga aspek utama, yakni aksesibilitas, atraksi, dan amenitas. Ia menilai Rum dan Rum Balibunga telah memenuhi ketiga unsur tersebut karena mudah dijangkau dari Ternate maupun Sulawesi Utara dengan biaya transportasi yang relatif murah.

Baca Juga :  Panen Perdana 1,5 Ton Udang Vaname, Pemprov Malut Genjot Ekonomi Biru dan Kesejahteraan Nelayan

Meski demikian, ia mengakui fasilitas perhotelan di Tidore masih terbatas sehingga wisatawan masih bergantung pada akomodasi di Kota Ternate.

“Kota Tidore masih minim hotel dan penginapan, jadi sebagian pengunjung biasanya kembali ke Ternate untuk menginap,” katanya.

Disbudpar menargetkan pengembangan kawasan ini mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata dan perhubungan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk pelaku transportasi dan UMKM.

Rencana kerja pengembangan tersebut telah diajukan ke Bapelitbang dan akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp41 miliar.

“Anggaran ini untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata di dua kelurahan tersebut,” pungkas Daud.

Berita Terkait

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat
Pemkot Tidore Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Kualitas Udara
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Berita Terbaru