TALIABU – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melaksanakan Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (28/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam upaya melindungi serta melestarikan bahasa daerah melalui pewarisan kepada generasi muda.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, dan dihadiri oleh Asisten I Setda Pulau Taliabu, Kepala Bagian Umum Setda, staf ahli, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, tokoh adat, serta perwakilan komunitas masyarakat.
Program Revitalisasi Bahasa Daerah yang digagas oleh Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dan masyarakat setempat. Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis dalam menjaga identitas budaya daerah.
“Kehadiran Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara dapat memantik kesadaran masyarakat untuk melestarikan budaya, khususnya bahasa daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, khususnya bahasa daerah Taliabu.
“Kami ingin memberi ruang atas keberadaan bahasa Taliabu sebagai salah satu kekayaan bahasa di Pulau Taliabu. Niat kami sejalan dengan masyarakat Taliabu untuk memuliakan bahasa daerah ini,” ungkap Nukman.
Ia juga menambahkan bahwa selain rapat koordinasi, rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah akan dilanjutkan dengan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) penyusunan modul pembelajaran bahasa daerah serta Bimbingan Teknis Pengajar Utama Bahasa Daerah di Kabupaten Pulau Taliabu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.
“Sebagai putra daerah Pulau Taliabu, saya bangga melihat langkah konkret ini untuk melindungi dan melestarikan warisan leluhur kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, La Ode Yasir menyampaikan bahwa revitalisasi bahasa daerah akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah, kegiatan kebudayaan masyarakat, serta platform digital seperti SPBE dan SIPD sebagai sarana dokumentasi dan diseminasi.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen bersama dalam mewariskan bahasa daerah kepada generasi muda.
“Marilah kita jadikan momentum ini sebagai awal gerakan besar pelestarian bahasa Taliabu,” pungkasnya.






