Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pemkab Pulau Taliabu dengan Balai Bahasa Malut dan peserta rakor Revitalisasi Bahasa Daerah.

Foto bersama Pemkab Pulau Taliabu dengan Balai Bahasa Malut dan peserta rakor Revitalisasi Bahasa Daerah.

TALIABU – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melaksanakan Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (28/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam upaya melindungi serta melestarikan bahasa daerah melalui pewarisan kepada generasi muda.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, dan dihadiri oleh Asisten I Setda Pulau Taliabu, Kepala Bagian Umum Setda, staf ahli, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, tokoh adat, serta perwakilan komunitas masyarakat.

Baca Juga :  Semarak Ramadhan, KKSS Kota Tidore Bagikan Takjil di Sofifi

Program Revitalisasi Bahasa Daerah yang digagas oleh Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dan masyarakat setempat. Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis dalam menjaga identitas budaya daerah.

“Kehadiran Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara dapat memantik kesadaran masyarakat untuk melestarikan budaya, khususnya bahasa daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, khususnya bahasa daerah Taliabu.

“Kami ingin memberi ruang atas keberadaan bahasa Taliabu sebagai salah satu kekayaan bahasa di Pulau Taliabu. Niat kami sejalan dengan masyarakat Taliabu untuk memuliakan bahasa daerah ini,” ungkap Nukman.

Ia juga menambahkan bahwa selain rapat koordinasi, rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah akan dilanjutkan dengan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) penyusunan modul pembelajaran bahasa daerah serta Bimbingan Teknis Pengajar Utama Bahasa Daerah di Kabupaten Pulau Taliabu.

Baca Juga :  87 Sopir Pangkalan di Malut Terlindungi Jaminan Sosial, Disnaker: Bukti Nyata Perlindungan Pekerja Rentan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.

“Sebagai putra daerah Pulau Taliabu, saya bangga melihat langkah konkret ini untuk melindungi dan melestarikan warisan leluhur kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, La Ode Yasir menyampaikan bahwa revitalisasi bahasa daerah akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah, kegiatan kebudayaan masyarakat, serta platform digital seperti SPBE dan SIPD sebagai sarana dokumentasi dan diseminasi.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen bersama dalam mewariskan bahasa daerah kepada generasi muda.

“Marilah kita jadikan momentum ini sebagai awal gerakan besar pelestarian bahasa Taliabu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Atlet Pencak Silat Tidore Kepulauan di Oba Utara Berbagi Takjil di Bundaran Sofifi
Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius
Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:37 WIB

Atlet Pencak Silat Tidore Kepulauan di Oba Utara Berbagi Takjil di Bundaran Sofifi

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:37 WIB

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Berita Terbaru