SOFIFI.iD – Kepala Bagian Perencanaan Kepegawaian Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Hariyanto Ishak, yang juga bertindak sebagai reformer dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan VII tahun 2024, memperkenalkan inovasi terbarunya yang diberi nama “POPACO” di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sosialisasi ini dilakukan di Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Umum, dan Biro Organisasi pada Senin (24/9/2024).
Inovasi “POPACO” merupakan bagian dari proyek perubahan (Proper) dalam pelatihan yang bertujuan mengembangkan kompetensi manajerial peserta pelatihan, guna memenuhi standar kepemimpinan Jabatan Administrator.
Hariyanto menjelaskan bahwa nama POPACO terinspirasi dari kue tradisional berbentuk kerucut, yang merepresentasikan model kepemimpinan di era modern, yaitu kepemimpinan yang lebih banyak menyerap aspirasi dari bawah (bottom-up).
“Penggunaan nama POPACO ini terinspirasi dari kue tradisional kita. Bentuk kerucutnya menggambarkan konsep kepemimpinan yang mendengarkan dan menyesuaikan kebutuhan dari bawah, sehingga lebih efektif dan sesuai dengan kondisi lapangan,” jelas Hariyanto.
POPACO sendiri adalah akronim dari Prosedur Operasional Standar (SOP), yang dirancang untuk membantu para pemimpin di lingkungan pemerintahan bekerja lebih terstruktur dan efisien. Dengan pendekatan ini, Hariyanto berharap bisa menciptakan kepemimpinan yang berintegritas, profesional, serta mampu menghasilkan perubahan positif di lingkungan kerja.
Sosialisasi POPACO tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di OPD terkait, termasuk Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Fadly U. Muhammad, Kepala Biro Organisasi Jamdi Tomagola, serta Plt. Kepala Biro Umum Ambrin, beserta jajarannya. Mereka menyambut baik gagasan tersebut dan berharap POPACO dapat diimplementasikan secara luas untuk meningkatkan kinerja OPD di Provinsi Maluku Utara.
Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) ini merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan di lingkungan pemerintahan. Para peserta diharapkan mampu mengemban tanggung jawab mereka dengan lebih efektif dan efisien, serta memimpin dengan visi yang jelas dalam menciptakan perubahan di organisasi mereka.






