Pemda Sula dapat DAK Rp 11 Milar dari Kemendes PDTT

- Jurnalis

Jumat, 23 Juni 2023 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Kemendes PDTT, Ansar Husen saat penyerahan ke  Pemkab Sula.

Irjen Kemendes PDTT, Ansar Husen saat penyerahan ke Pemkab Sula.

SANANA– Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 11 milliar dari  Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia, yang berlangsung di Kampus Poltekkes Ternate, Jumat, (23/6/2023).

Nilai Rp 11 milliar itu terdiri dari DAK sebesar Rp. 10.282.510.000, bantuan Rumah Produksi Kopra Putih sebesar Rp. 500.000.000, dan Rumah Produksi pembangunan pengolahan sagu sebesar Rp. 250.000.000,yang serahkan langsung secara simbolis oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes PDTT, Ansar Husen kepada Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole yang didampingi Kepala Dinas PMD, Rahmat Sillia.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Gelar Lomba Sholawat, Ribuan Warga Meriahkan Peringatan Maulid Nabi

Sekretaris Daerah, melalui Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Maulana Usia menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan upaya penguatan ekonomi masyarakat Kepulauan Sula agar bisa keluar dari daerah tertinggal.

“Tentunya harapan Pemda, bantuan-bantuan seperti rumah produksi kopra putih dan rumah produksi pengolahan sagu sangat dibutuhkan sesuai potensi di daerah. Untuk itu, bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama masyarakat penerima, sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat luas dan dapat menigkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Sula Terima Penghargaan dari KPK

Sekretaris Daerah pun mengucapkan terima kasih kepada Kemendes PDTT yang telah memberikan bantuan.

“Pemerintah Daerah sangat berterima kasih kepada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang telah berupaya untuk mengentaskan daerah tertinggal di Provinsi Maluku Utara di tahun 2024 untuk Kabupaten Kepulauan Sula dan Taliabu,” pungkasnya.

Reporter: Nai Am

Berita Terkait

Kuliah Tamu di Unibrah, Vidson Toory Dorong Mahasiswa Berani Bicara dan Beri Dampak
Pastikan Buku GLN Dimanfaatkan, Balai Bahasa Maluku Utara Pantau Distribusi di Sekolah
Unibrah Perkuat Gerakan Kampus Aman, Satgas PPK Rangkul BEM dan HMJ
Buka Kampanye FKUB Malut, Wagub Sarbin Ajak Generasi Muda Rawat Kemajemukan
Wagub Malut Sambut Pansus DPR RI dan Timja DPD RI, Tegaskan RUU Kepulauan Sudah Dirindukan Puluhan Tahun
RUU Kepulauan Dibedah di Ternate, DKP Tagih Keadilan Ekologi dan Daerah Minta Dana Tambah Bukan Pindah
Kapusbin Bahasa dan Sastra Ajak Komunitas Literasi Malut Perkuat Kolaborasi
Perkuat Ekosistem Kebahasaan, Badan Bahasa Jalin Kemitraan dengan Perguruan Tinggi di Maluku Utara
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Kuliah Tamu di Unibrah, Vidson Toory Dorong Mahasiswa Berani Bicara dan Beri Dampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pastikan Buku GLN Dimanfaatkan, Balai Bahasa Maluku Utara Pantau Distribusi di Sekolah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Unibrah Perkuat Gerakan Kampus Aman, Satgas PPK Rangkul BEM dan HMJ

Rabu, 30 September 2026 - 22:33 WIB

Buka Kampanye FKUB Malut, Wagub Sarbin Ajak Generasi Muda Rawat Kemajemukan

Rabu, 30 September 2026 - 22:31 WIB

Wagub Malut Sambut Pansus DPR RI dan Timja DPD RI, Tegaskan RUU Kepulauan Sudah Dirindukan Puluhan Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 22:29 WIB

RUU Kepulauan Dibedah di Ternate, DKP Tagih Keadilan Ekologi dan Daerah Minta Dana Tambah Bukan Pindah

Rabu, 30 September 2026 - 16:26 WIB

Kapusbin Bahasa dan Sastra Ajak Komunitas Literasi Malut Perkuat Kolaborasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Perkuat Ekosistem Kebahasaan, Badan Bahasa Jalin Kemitraan dengan Perguruan Tinggi di Maluku Utara

Berita Terbaru