SANANA– Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 11 milliar dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia, yang berlangsung di Kampus Poltekkes Ternate, Jumat, (23/6/2023).
Nilai Rp 11 milliar itu terdiri dari DAK sebesar Rp. 10.282.510.000, bantuan Rumah Produksi Kopra Putih sebesar Rp. 500.000.000, dan Rumah Produksi pembangunan pengolahan sagu sebesar Rp. 250.000.000,yang serahkan langsung secara simbolis oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes PDTT, Ansar Husen kepada Sekretaris Daerah, Muhlis Soamole yang didampingi Kepala Dinas PMD, Rahmat Sillia.
Sekretaris Daerah, melalui Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Maulana Usia menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan upaya penguatan ekonomi masyarakat Kepulauan Sula agar bisa keluar dari daerah tertinggal.
“Tentunya harapan Pemda, bantuan-bantuan seperti rumah produksi kopra putih dan rumah produksi pengolahan sagu sangat dibutuhkan sesuai potensi di daerah. Untuk itu, bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama masyarakat penerima, sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat luas dan dapat menigkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah pun mengucapkan terima kasih kepada Kemendes PDTT yang telah memberikan bantuan.
“Pemerintah Daerah sangat berterima kasih kepada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang telah berupaya untuk mengentaskan daerah tertinggal di Provinsi Maluku Utara di tahun 2024 untuk Kabupaten Kepulauan Sula dan Taliabu,” pungkasnya.
Reporter: Nai Am






