Pemprov dan BTN Bangun 36 Rumah Layak Huni di Halbar, Rp2,4 Miliar TJSL untuk Warga Pesisir

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sherly serahkan rumah RTLH kepada Kades Domato Kabupaten Halmahera Barat

Gubernur Sherly serahkan rumah RTLH kepada Kades Domato Kabupaten Halmahera Barat

HALMAHERA BARAT — Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) memulai pembangunan 36 unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp2,4 miliar. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan daerah.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, serta Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Desa Domato, Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (28/7).

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi kepada BTN atas kontribusi melalui program TJSL yang mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan perlu terus diperkuat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Rumah yang layak menjadi fondasi kehidupan. Dari keluarga yang kuat akan lahir desa yang kuat, kabupaten yang kuat, provinsi yang kuat, hingga negara yang kuat,” ujar Sherly.

Baca Juga :  Bukan Penyerobotan Lahan, Ini Kesepakatan: Suara Warga Kawasi dan Soligi

Ia menegaskan bahwa rumah bukan sekadar tempat berlindung, melainkan ruang utama pembentukan karakter, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.

Sherly juga mengenang kunjungannya ke Desa Sidangoli Dehe pada 2025, saat menemukan puluhan keluarga yang telah tinggal di atas laut selama hampir dua dekade dalam kondisi yang tidak layak. Pengalaman tersebut menjadi dasar pemerintah daerah memprioritaskan program relokasi melalui pembangunan rumah layak huni.

Menurutnya, pembangunan 36 unit rumah merupakan tahap awal yang nantinya akan dikembangkan menjadi sekitar 100 unit dengan dukungan pemerintah dan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Keluarga yang sehat, sejahtera, kuat, dan bermartabat akan membentuk desa yang kuat, kecamatan yang kuat, provinsi yang kuat, hingga negara yang kuat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jelankan Tugas Perdana Sekda Malut, Abubakar Abdullah Ikut Panen Padi Sawah di Haltim

Sementara itu, Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menilai Maluku Utara memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan. Ia mengungkapkan bahwa pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara mencapai 19,64 persen, tertinggi secara nasional, didorong oleh sektor industri pengolahan yang tumbuh sekitar 37 persen serta peningkatan investasi dan pembentukan modal tetap bruto sebesar 17,75 persen.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan diikuti meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan maupun infrastruktur. Karena itu, BTN tidak hanya hadir sebagai bank, tetapi juga mendukung digitalisasi keuangan pemerintah, memperkuat sistem ekonomi, serta meningkatkan pelayanan publik,” kata Nixon.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap program penyediaan rumah layak huni dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sosial dan ekonomi di daerah.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru