Diduga Lambat Ditangani, Kasus Pengeroyokan Dua Warga Picu Aksi Blokade Jalan di Tomagoba

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tomagoba melakukan blokade jalan sebagai aksi tuntunan kepada pihak Polresta Tidore segera melakukan  penanganan.

Warga Tomagoba melakukan blokade jalan sebagai aksi tuntunan kepada pihak Polresta Tidore segera melakukan penanganan.

TIDORE – Dugaan lambannya penanganan kasus pengeroyokan terhadap dua warga memicu aksi protes masyarakat Kelurahan Tomagoba, Kota Tidore Kepulauan. Warga memblokir akses jalan sebagai bentuk desakan kepada aparat kepolisian agar segera menangkap para terduga pelaku.

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIT di kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan. Korban diketahui bernama Asrul Salama dan Fadli Y. Marsaoly.

Berdasarkan keterangan keluarga, Asrul ditemukan sekitar pukul 10.00 WIT dalam kondisi bersimbah darah sebelum dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian itu, Asrul mengalami luka sobek pada pelipis kanan yang harus mendapatkan 14 jahitan, serta memar dan pembengkakan di bagian belakang kepala akibat benturan benda tumpul. Sementara Fadli Y. Marsaoly mengalami luka ringan di pelipis dan memar pada lutut kaki kiri.

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan Gratis Jadi Prioritas, Pemkot Tidore Dorong Akses Kesehatan yang Merata

Keluarga korban menduga aksi kekerasan tersebut dilakukan oleh lebih dari lima orang. Berdasarkan informasi yang mereka peroleh, para terduga pelaku diduga berasal dari Kelurahan Tongowai. Keluarga juga menyebut salah seorang terduga pelaku pernah terlibat dalam perkara pidana sebelumnya.

Menurut pihak keluarga, hingga beberapa hari setelah kejadian belum terlihat perkembangan penanganan yang signifikan. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bahwa para terduga pelaku telah meninggalkan wilayah sebelum dilakukan penangkapan.

Merasa proses hukum berjalan lambat, masyarakat Kelurahan Tomagoba kemudian menggelar aksi damai dengan menutup sementara akses jalan menuju wilayah mereka. Dalam aksi tersebut, warga juga melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang melintas sebagai bentuk pengawasan.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Tutup Dasar Kebhayangkaraan Diktukba SPN Polda Malut

Perwakilan masyarakat Tomagoba menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus pengeroyokan tersebut.

“Kami menginginkan para pelaku segera ditangkap sehingga korban memperoleh keadilan dan masyarakat kembali merasa aman,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat.

Warga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar proses hukum dipercepat. Mereka berharap kepolisian dapat bekerja secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban serta keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan, jumlah terduga pelaku yang telah diamankan, maupun langkah-langkah yang telah dilakukan dalam penanganan perkara tersebut.

Berita Terkait

Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat
Pemkot Tidore Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Kualitas Udara
Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan
Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa
BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan
BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah
TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA
Berita ini 545 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Update Uji Kualitas Udara Tidore Memburuk, Sejumlah Lokasi Berstatus Sangat Tidak Sehat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Tidore Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Kualitas Udara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:36 WIB

BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:30 WIB

TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA

Berita Terbaru