SOFIFI — Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore menggelar kegiatan pembekalan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung di aula lantai II Kampus UNIBRAH, Senin (19/1/2026).
Program ini dirancang sebagai KKN berdampak dengan menitikberatkan pada penguatan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat desa.
Rektor UNIBRAH, Sarbaini A Karim saat membuka kegiatan dan memberikan sambutan menyebutkan pelaksanaan kegiatan di lapangan sering kali berbeda dengan yang sudah dirancang, karena itu mahasiswa KKN diharapkan dapat menyesuaikan diri dan mencari solusi terbaik atas masalah yang dihadapi.
“Hal hal semacam ini diperlukan pemahaman yang baik, sehingga ketika di lokasi KKN dapat memberikan yang terbaik,” ucapnya.
Rektor juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik UNIBRAH.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Suratman dalam laporannya menyampaikan bahwa secara operasional, program KKN diselenggarakan oleh LPPM Unibrah bersama panitia pelaksana. Pada tahun ini, LPPM dan panitia merumuskan model KKN Tematik Literasi yang merupakan program nasional yang diluncurkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada pertengahan tahun 2025.
“Pelaksanaan KKN Tematik Literasi ini merupakan inisiatif LPPM dan panitia dengan menggandeng Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara. Program ini juga diharapkan dapat mendukung proses reakreditasi institusi,” ujar panitia.
Adapun tema utama yang diangkat dalam KKN Tematik Literasi ini adalah Penguatan Budaya Baca dan Kecakapan Literasi Menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Seluruh program dan kegiatan mahasiswa KKN di desa diwajibkan berlandaskan tema tersebut, dengan fokus utama pada pengelolaan dan layanan perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat, serta perpustakaan sekolah, pemanfaatan bahan bacaan bagi masyarakat, dan pelestarian bahasa daerah Maluku Utara.
Program KKN Tematik Literasi bertujuan untuk meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat desa melalui optimalisasi pemanfaatan koleksi buku, memperkuat peran perpustakaan desa dan sekolah, serta mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan dalam membangun kebiasaan membaca dan keterampilan berpikir kritis anak-anak desa sejak dini.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memperoleh pengalaman belajar langsung di lapangan guna mengasah keterampilan, wawasan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pelaksanaan KKN Tematik Literasi Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung selama dua bulan, terhitung sejak 22 Januari hingga 23 Maret 2026. Pada tahun ini, terdapat empat desa yang menjadi lokasi binaan, yakni Desa Bobaneigo dan Desa Bangkit Rahmat di Kabupaten Halmahera Barat, serta Desa Akedotilou dan Desa Akeguraci di Kota Tidore Kepulauan.
Sebanyak 42 mahasiswa dari empat fakultas dan sembilan program studi terlibat dalam program ini. Mereka berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Teknik. Para peserta KKN akan dibagi ke dalam empat kelompok dan didampingi oleh empat dosen pembimbing lapangan selama pelaksanaan program di desa.
Panitia berharap pelaksanaan KKN Tematik Literasi tahun ini dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat desa binaan, khususnya dalam membantu pemerintah desa merealisasikan program pembangunan berbasis literasi di wilayah masing-masing.







