MARASAI.iD — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku Utara meluncurkan program inovatif bertajuk “SORGA” (Sofifi Berolahraga), yang direncanakan menjadi agenda rutin setiap Jumat. Kegiatan ini berlangsung di Bundaran Sofifi, dimulai pukul 08.00 WIT hingga selesai.
Kepala Dispora Maluku Utara, Saifuddin Djuba, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dan seluruh pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk rutin berolahraga. Menurut Saifuddin, olahraga memberikan dampak positif yang besar bagi kesehatan dan produktivitas.
“Olahraga itu sangat penting. Jika tubuh sehat dan bugar, maka semangat kerja akan meningkat. Apalagi jika semua SKPD ikut serta, Sofifi akan semakin hidup dan kegiatan ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang inovatif, produktif, dan kreatif,” ujar Saifuddin.

Ia menambahkan bahwa olahraga juga mampu mengurangi stres akibat rutinitas pekerjaan. Oleh karena itu, Dispora mengajak seluruh pihak untuk meluangkan waktu setiap Jumat untuk mengikuti kegiatan ini. Adapun aktivitas yang dilakukan mencakup senam sehat dan berbagai olahraga lainnya.
“Ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Penjabat Gubernur saat meluncurkan Sofifi Cycling Community (SCC). Dengan adanya kegiatan SORGA, kami berharap ini dapat menjadi agenda rutin dan semakin berkembang di masa depan,” tambah Saifuddin.
Kegiatan ini turut melibatkan Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (KORMI), yang berkomitmen untuk mempromosikan gaya hidup sehat bagi semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia. KORMI menekankan pentingnya olahraga teratur dalam menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia di Maluku Utara.
“Sebagai langkah awal, kami melibatkan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Namun, kami juga mengundang masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ingin bergabung,” kata Saifuddin.
Program SORGA diharapkan menjadi motor penggerak semangat masyarakat Sofifi dan Provinsi Maluku Utara secara umum untuk menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari.








