Cegah Pernikahan Anak Usia Dini, DP3A Malut Gencar Lakukan Sosialisasi

- Jurnalis

Senin, 25 September 2023 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3A Malut, Musrifah Alhadar saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi CERIA di SMP N 5 Tikep. (dok: dp3a)

Kepala DP3A Malut, Musrifah Alhadar saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi CERIA di SMP N 5 Tikep. (dok: dp3a)

SOFIFI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara (DPPPA Malut), gencar melakukan upaya untuk menekan angka pernikahan anak usia dini, yang dilakukan hampir di seluruh kabupaten kota di Provinsi Maluku utara.

Hal ini guna menekan kasus perkawinan anak di Indonesia saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Tingginya angka perkawinan anak adalah salah satu ancaman bagi terpenuhinya hak-hak dasar anak.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PPPA Maluku Utara, Musrifah Alhadar saat membuka sosialisasi Cegah Perkawinan anak (CERIA) dan Reproduksi Remaja di Provinsi Maluku Utara Tahun 2023, yang berlangsung di Aula SMPN 5 Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Senin (25/9/23).

Musrifah mengatakan bahwa pernikahan usia anak (pernikahan usia dini) tidak hanya memberikan dampak secara fisik dan psikis, namun juga dapat memperparah angka kemiskinan, stunting, putus sekolah hingga ancaman penyakit pada anak.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Cerdas, Karang Taruna Desa Oba Gelar Pelatihan Kepemimpinan

“Sosialisasi cegah perkawinan anak dan reproduksi remaja di Provinsi Maluku Utara sangat perlu digencarkan, sehingga muncul kesadaran sendiri untuk menghindari nikah pada usia masih dini, “tegas Musrifah.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan bisa mengubah pandangan masyarakat mengenai perkawinan anak secara sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak lebih terstruktur, holistic dan integrative melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah serta lembaga masyarakat lainnya dan untuk menciptakan sistem perlindungan anak yang holistik guna menghapuskan perkawinan anak.

Karena itu, dibutuhkan keterlibatan dari anak anak, remaja, dan kaum muda di Maluku Utara.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan agar semua Elemen terkait harus mampu mengenal, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah perkawinan anak dan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada anak-anak serta mampu secara mandiri maupun bersama-sama melakukan perlindungan terhadap anak di wilayahnya masing-masing, “tutupnya.

Baca Juga :  Irine dan Wali Kota Tidore Serahkan Beasiswa PIP dan Bantuan Rumah di Pulau Maitara

Sementara, Ketua Panitia Nurain Djali pada laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi agar mengetahui pentingnya kesehatan reproduksi pada remaja.

Tak hanya itu, para narasumber juga memaparkan secara langsung untuk bagaimana pengenalan terhadap system proses serta fungsi alat reproduksi bagi siswa – siswi di sekolah menengah pertama.

Hal itu agar bisa mnurunkan angka perkawinan Anak, gangguan Fungsi Reproduksi, KDRT, gangguan kesehatan mental, Stunting, dan penurunan angka bullying di sekolah .

“Ini diikuti peserta sebanyak 100 orang Siswa-Siswi dan dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan beserta dewan guru serta beberapa narasumber dari Dinas PPPA Provinsi Maluku Utara, Ikatan bidan Indonesia Maluku Utara dan Kanwil Kemenag Maluku Utara, serta Psikolog klinis, “ungkap Nurain. (*)

Berita Terkait

Malut Perkuat Ketahanan Pangan, Neraca Pangan Jadi Senjata Kendalikan Inflasi
Gubernur Sherly dan Pangkogabwilhan III Perkuat Sinergi TNI–Pemprov untuk Jaga Stabilitas dan Percepat Pembangunan Malut
Gubernur Sherly Paparkan Kondisi Fiskal Malut, TPP ASN Disesuaikan Demi Jamin Pembayaran hingga Akhir 2026
Maluku Utara Gelar Ajalo International Bird Race 2026, Promosikan Ekowisata dan Konservasi Bertaraf Internasional
Gubernur Sherly Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Siapkan SDM Malut Hadapi Kebutuhan Industri
Malut Perkuat Strategi Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria, Tujuh Daerah Sudah Eliminasi Malaria
Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate, Wagub Sarbin Sehe Tekankan Komunikasi dan Tata Kelola Menuju Kampus Unggul
Wagub Sarbin Buka North Moluccas Taekwondo Championship 2026, Targetkan Atlet Malut Berprestasi di PON XXII
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:12 WIB

Malut Perkuat Ketahanan Pangan, Neraca Pangan Jadi Senjata Kendalikan Inflasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Gubernur Sherly dan Pangkogabwilhan III Perkuat Sinergi TNI–Pemprov untuk Jaga Stabilitas dan Percepat Pembangunan Malut

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:34 WIB

Gubernur Sherly Paparkan Kondisi Fiskal Malut, TPP ASN Disesuaikan Demi Jamin Pembayaran hingga Akhir 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:28 WIB

Maluku Utara Gelar Ajalo International Bird Race 2026, Promosikan Ekowisata dan Konservasi Bertaraf Internasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Sherly Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Siapkan SDM Malut Hadapi Kebutuhan Industri

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate, Wagub Sarbin Sehe Tekankan Komunikasi dan Tata Kelola Menuju Kampus Unggul

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:35 WIB

Wagub Sarbin Buka North Moluccas Taekwondo Championship 2026, Targetkan Atlet Malut Berprestasi di PON XXII

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:28 WIB

Buka LCC 4 Pilar MPR RI Malut, Wagub: Pancasila Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Dihafal

Berita Terbaru