DWP Kepulauan Sula Kunjungi Galeri Mini Taliabu, Belajar Olah Bahan Lokal Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DWP Kepulauan Sula bersama Pemilik Galeri Mini, Domini La Jawara

DWP Kepulauan Sula bersama Pemilik Galeri Mini, Domini La Jawara

TALIABU – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kepulauan Sula melakukan kunjungan ke Galeri Mini atau Rumah Daur Ulang Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kamis (10/9/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para pengurus DWP Kepulauan Sula untuk melihat secara langsung kreativitas masyarakat Taliabu dalam mengolah berbagai bahan lokal menjadi produk kerajinan yang unik dan bernilai ekonomi.

Pemilik Galeri Mini, Domini La Jawara, mengatakan dalam kunjungan tersebut pihaknya memperkenalkan beragam produk anyaman yang dibuat dari bahan-bahan yang tersedia di lingkungan Pulau Taliabu.

Tidak hanya melihat hasil kerajinan, para anggota DWP juga berkesempatan mempelajari secara langsung teknik menganyam yang baik dan benar.

Salah satu produk yang menarik perhatian adalah topi yang dibuat dari anyaman sederhana. Bahan-bahan yang selama ini dianggap sederhana ternyata dapat diolah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Sula Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Proyeksi APBD Capai Rp600,64 Miliar

“Selain topi, bahan lokal tersebut juga bisa dimanfaatkan menjadi tempat tisu, alas piring, tempat buah, gelas, guci, hingga berbagai hiasan dan produk kerajinan lainnya,” kata Domini.

Ia menjelaskan, Galeri Mini memanfaatkan beragam bahan dasar lokal, di antaranya lidi kelapa, rotan, daun jagung, daun tikar, tongkat setan, dan bambu.

Bahan-bahan tersebut kemudian diolah dan dianyam menjadi berbagai produk kerajinan, mulai dari tas, sarbet, guci, toti, nyiru, kamboko atau tempat seserahan, tempat buah, tempat bunga, tempat gelas, tempat tisu, hiasan dinding, hingga berbagai bentuk kerajinan lainnya.

Domini menyebutkan, tidak seluruh produk yang dipajang di Galeri Mini merupakan hasil produksinya sendiri. Sebagian di antaranya merupakan karya masyarakat dari sejumlah desa di Pulau Taliabu, seperti Desa Nunca, Desa Mintun, dan Desa Ufung.

Menurutnya, keberadaan Galeri Mini diharapkan tidak hanya menjadi tempat memamerkan hasil kerajinan, tetapi juga menjadi wadah untuk menampung dan membantu memasarkan produk masyarakat.

Baca Juga :  KONI Sula Kirim Tim Seleksi ke Mangoli Utara dan Barat, Jaring Atlet untuk Porprov 2026

“Lebih dari sekadar rumah daur ulang, saya juga berupaya untuk menyediakan wadah menampung sekaligus membantu memasarkan hasil karya mereka untuk mendorong pengembangan UMKM yang ada di Taliabu,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan Galeri Mini dapat membuka ruang yang lebih luas bagi para pengrajin untuk mengembangkan sekaligus memasarkan produk mereka.

Dengan begitu, kreativitas masyarakat tidak berhenti sebagai kerajinan rumah tangga, tetapi dapat berkembang menjadi produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi dan mampu mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

“Kami berharap ke depan semakin banyak hasil produksi masyarakat yang bisa ditampung di sini. Minimal orang datang berkunjung dan melihat bahwa di Taliabu ada UMKM yang khusus membuat kerajinan anyaman dari bahan-bahan yang ada di Taliabu sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Resmikan Tiga Gedung Puskesmas, Pemkab Sula Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
Tunggakan Upah Rp92 Juta Disepakati, Palang Puskesmas Fuata Segera Dibuka
Hasby Yusuf Desak Sula dan Taliabu Segera Miliki Perda Kebencanaan
YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial
Kuasa Hukum Bupati Sula Bantah Dugaan Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kepentingan Pribadi FAM
HKN ke-62, Dinkes Kepulauan Sula Fokus Layani Warga Mangoli Lewat Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal
Cegah Dampak Kabut Asap, KONI dan Dinkes Sula Bagikan Masker kepada Warga dan Pelajar
PABPDESI Kepulauan Sula Resmi Dibentuk, Zulkarnain Lumbessy Terpilih sebagai Ketua
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Resmikan Tiga Gedung Puskesmas, Pemkab Sula Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Tunggakan Upah Rp92 Juta Disepakati, Palang Puskesmas Fuata Segera Dibuka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Hasby Yusuf Desak Sula dan Taliabu Segera Miliki Perda Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:26 WIB

YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Bupati Sula Bantah Dugaan Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kepentingan Pribadi FAM

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

HKN ke-62, Dinkes Kepulauan Sula Fokus Layani Warga Mangoli Lewat Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Cegah Dampak Kabut Asap, KONI dan Dinkes Sula Bagikan Masker kepada Warga dan Pelajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:24 WIB

PABPDESI Kepulauan Sula Resmi Dibentuk, Zulkarnain Lumbessy Terpilih sebagai Ketua

Berita Terbaru