MARASAI.iD – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kepulauan Sula bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula mendorong pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di wilayah tersebut.
Upaya ini disampaikan dalam dialog bertajuk “Menata Pendidikan di Kepulauan Sula” yang berlangsung di Waimua Coffee pada Selasa, 25 Maret 2025, dalam rangka perayaan Milad IMM ke-61.
Dialog ini dihadiri oleh ketua-ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus se-Kepulauan Sula serta menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan, Arizal Buamona; Anggota DPRD Komisi I, Amanah Upara; serta Sekretaris Wilayah PKB Maluku Utara yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Abdul Malik Sillia.
Ketua PC IMM Kepulauan Sula, Jordan Bambang, menyatakan bahwa salah satu poin penting dalam diskusi tersebut adalah mendorong pendirian PTM di Kepulauan Sula guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan.
“Secara kelembagaan, kami akan mengawal penuh rekomendasi yang telah diberikan kepada DPRD dan Dinas Pendidikan agar menjadi rujukan dalam kebijakan pendidikan untuk masyarakat dan generasi muda Kepulauan Sula,” ujar Jordan kepada marasai.id, Jumat (28/3/2025) malam.
Dukungan terhadap pendirian PTM juga disampaikan oleh Anggota DPRD Komisi I, Amanah Upara. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki peran besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia, sehingga kehadiran PTM di Kepulauan Sula akan sangat bermanfaat.
“Terkait salah satu poin rekomendasi dari IMM ini, saya akan terus mendorong dan mengawalnya. Tidak hanya di forum ini, tetapi juga dalam pembahasan di rapat-rapat Komisi,” tegasnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, PC IMM Kepulauan Sula berharap pendirian PTM di daerah tersebut dapat segera terwujud demi meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kepulauan Sula.






