Ramadan di Tidore: Pasar Selawaring Jadi Magnet Warga Berburu Takjil

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berburu takjil di Pasar Selawaring menjadi aktifitas yang ramai dilakukan jelang sore hari.

Berburu takjil di Pasar Selawaring menjadi aktifitas yang ramai dilakukan jelang sore hari.

TIDORE – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di Kota Tidore Kepulauan. Menjelang waktu berbuka puasa, warga berbondong-bondong berburu takjil di sejumlah titik penjualan. Salah satu lokasi yang paling ramai setiap sore adalah Pasar Selawaring, Kelurahan Rum Balibunga.

Pasar yang berada tak jauh dari Pelabuhan Rum ini menjadi magnet tersendiri bagi warga. Letaknya yang strategis membuat kawasan tersebut ramai disinggahi masyarakat yang hendak menuju Ternate maupun sebaliknya.

Pantauan di lokasi, sejak pukul 14.00 WIT para pedagang sudah mulai membuka lapak. Aneka jajanan khas Ramadan tersaji berjejer di atas meja dagangan, mulai dari nasi jaha, kue lapis khas Tidore, asida, brownies, hingga beragam kue basah dan minuman segar.

Baca Juga :  Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkot Tidore Teken Komitmen Zona Integritas Menuju WBK-WBBM

Rahmat, salah satu warga yang ditemui di lokasi, mengaku hampir setiap hari membeli takjil di Pasar Selawaring selama Ramadan.

“Kalau sore-sore sudah jadi kebiasaan torang (kami) beli kue di sini untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Menurutnya, selain pilihan kuenya lengkap, lokasi yang mudah dijangkau menjadi alasan utama warga memilih berburu takjil di tempat tersebut.

Sementara itu, salah satu pedagang mengaku bersyukur karena pembeli sudah berdatangan meski lapak baru saja dibuka.

Baca Juga :  Indomaret di Loleo Kembali Beroperasi Setelah Urusan Izin Rampung

“Dari jam dua siang torang sudah buka. Alhamdulillah, baru buka orang-orang sudah mulai datang beli,” katanya.

Ia menambahkan, lapak takjil di Pasar Selawaring hanya dibuka selama bulan Ramadan dan akan ditutup setelah bulan suci berakhir.

“Orang-orang sudah tahu, dari awal puasa sampai akhir dorang selalu datang beli kue di sini,” tuturnya.

Tradisi berburu takjil ini bukan sekadar rutinitas menjelang berbuka, tetapi juga menjadi denyut ekonomi musiman yang membantu meningkatkan pendapatan para pedagang kecil di Kota Tidore Kepulauan.

Berita Terkait

WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun
Disiplin dan Integritas Jadi Sorotan! SMKS Muhammadiyah Tidore Gelar Asesmen Akhir Jenjang
Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama
Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan
Pemkot Tidore Terima Pemeriksaan BPK, Wali Kota Minta OPD Maksimalkan Dukungan
TLRHP Capai 77,60 Persen, Pemkot Tidore Tuai Apresiasi BPK
Wawali Tidore Ikuti Rakor BNPB, Perkuat Koordinasi Penanganan Pascagempa
Dandim Cup I 2026 Resmi Bergulir, 37 Tim Ramaikan Turnamen di Tidore
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 22:59 WIB

WFA Disalahartikan sebagai Libur, Disiplin ASN Tidore Menurun

Rabu, 8 April 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Tidore Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah, Guru SD-SMP Ikuti Bimtek Pengajar Utama

Selasa, 7 April 2026 - 11:01 WIB

Sambut HJT ke-918, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti Massal dan Hias Lingkungan

Senin, 6 April 2026 - 11:11 WIB

Pemkot Tidore Terima Pemeriksaan BPK, Wali Kota Minta OPD Maksimalkan Dukungan

Senin, 6 April 2026 - 11:03 WIB

TLRHP Capai 77,60 Persen, Pemkot Tidore Tuai Apresiasi BPK

Minggu, 5 April 2026 - 13:47 WIB

Wawali Tidore Ikuti Rakor BNPB, Perkuat Koordinasi Penanganan Pascagempa

Sabtu, 4 April 2026 - 13:58 WIB

Dandim Cup I 2026 Resmi Bergulir, 37 Tim Ramaikan Turnamen di Tidore

Sabtu, 4 April 2026 - 12:11 WIB

Pemkot Tidore Salurkan Bantuan dan Data Kerusakan Pascagempa di Daratan Oba

Berita Terbaru