Lokasi MTQ jadi Problematik, BEM Ilmu Pemerintahan Unibrah: Sofifi Lebih Layak

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fuad Ady Irfan, Presiden BEM Ilmu Pemerintahan UNIBRAH

Fuad Ady Irfan, Presiden BEM Ilmu Pemerintahan UNIBRAH

MARASAI.iD – Lokasi pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawah Quran (MTQ) ke –XXXVI tingkat Provinsi Maluku Utara  tahun 2024 dinilai problematik, dan menjadi sorotan sejumlah pihak, termasuk dari Badan Eksekutif Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Universitas Bumi Hijrah (UNIBRAH).

Fuad Ady Irfan selaku Presiden BEM Ilmu Pemerinahan UNIBRAH menganggap bahwa penetapan lokasi tersebut bersifat problematik, karena keterjangkauan dan akses masyarakat ke lokasi yang dinilai terlalu tertutup.

“Kegiatan jangan hanya hanya dijadikan agenda formalitas semata, tetapi juga menjadi ajang penyiaran islam lewat pembacaan ayat-ayat suci al-Quran, sehingga penetapan dua lokasi itu sangat tidak tepat,” ungkap FuadFuad pada media ini Sabtu (1/6/2024).

Baca Juga :  Dermaga Tak Selesai Dibangun, Warga Adukan ke Sugeng Cahyono

Menurutnya, penetapan lokasi MTQ menjadi sorotan karena Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Malut, secara mendadak pada rapat tanggal 29 Mei 2024 menetapkan  kegiatan MTQ dilaksanakan di Kota Ternate, tepatnya di Asrama Haji Ngade dan Aula kampus UMMU.

Padahal, kegiatan yang akan dilangsungkan pada tanggal 23 -28 Juni 2024 ini, awalnya sudah direncanakan dilaksanakan di Sofifi.

Menurutnya, lokasi kegiatan MTQ hanya bisa disaksikan oleh sebagian orang saja karena lokasinya yang dianggap tertutup. padahal ini menjadi ajang untuk menginspirasi masyarakat agar ke depan bisa menumbuhkan kecintaan terhadap al-Quran dan pentingnya pendidikan Qurani sejak dini.

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Anggota Komisi Informasi Malut Ditunda Sementara

“Untuk itu kami mendesak MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara sebaiknya di selenggaran di Sofifi,  yang  lebih kondusif, karena terbukti sukses melaksanakan  Seleksi Tilawah Quran (STQ) tingkat Nasional yang di selenggarakan beberapa tahun lalu,” ujarnya.

Fuad bilang, Sofifi layak untuk dijadikan venue karena ada Masjid Raya Shafful Khairaat,  yang lebih terbuka dan dapat disaksikan khalayak masyarakat.

“Dan ini juga sebagai salah satu bentuk menghidupkan Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara,” jelasnya .

Berita Terkait

Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal
Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan
Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa
BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan
BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah
TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Wawali Tidore Buka Art Performance Legu-Legu 2.0, Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pemkot Tidore Percepat Digitalisasi Bansos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dilibatkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ade Kama Dorong Pemanfaatan DTT Sesuai Kebutuhan Mendesak Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Cegah ISPA akibat Penurunan Kualitas Udara, Pemkot Tidore Liburkan Siswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:36 WIB

BPBD Tidore Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Karhutla, Masker Segera Dibagikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BI Malut dan TP PKK Tidore Perkuat Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:30 WIB

TP PKK Oba Utara Perkuat Promosi Pangan Lokal melalui Lomba B2SA

Berita Terbaru