SOFIFI, – Tim DP3A Fc yang sebelumnya dipandang sebelah mata, kini menjelma menjadi momok menakutkan bagi tim manapun yang bakal berhadapan pada laga Dishub Cup I.
Pasalnya, mentalitas juara tim ini sangat luar biasa bahkan mereka mampu membalikkan keadaan di menit terakhir saat tim nyaris kalah, pada pertandingan melawan SPN Fc yang berlangsung di lapangan Tri Matra Dishub Malut, Senin (25/9/2023).
Setelah menjadi kampiun pada pool B dan berhasil mengalahkan tim kuat Rimbawan Fc, anak buah Kadis Musyrifah Alhadar kembali berhasil menang melawan SPN Fc melalui drama adu pinalti yang menegangkan.
DP3A Fc dan SPN Fc bermain saling serang saat menit awal pertandingan, namun Muhammad Faisal dari DP3A Fc yang berhasil membuat skor lebih dulu ke gawang para pelatih polisi ini pada menit ke-3, setelah lolos dari kawalan pemain belakang SPN Fc.
Namun keunggulan ini tak bertahan lama, sebab SPN Fc membalas dengan cepat pada menit ke-6 yang dilakukan oleh pemain bernomor punggung 6 atas nama Sirfand.
Ngotot menjadi juara, pemain DP3A terus membuat perlawanan, namun barisan pertahanan SPN Fc terlampau kuat sehingga sulit ditembus, justru serangan balik yang dilakukan oleh pemain SPN Fc berhasil membuat keunggulan pada menit ke-16.
Pemain atas nama Asnaf nomor punggung 12 berhasil menjebol gawang yang dijaga ketat oleh kiper DP3A Fc Jul Wahyu, sehingga menjadikan skor 2:1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pelatih kepala DP3A Fc Rusdi Arfah dan menager tim Eko Budiyanto membuat skema permainan menjadi lebih berkembang, akan tetapi SPN Fc yang telah lebih dulu unggul memilih untuk menutup rapat benteng pertahanan.
Upaya-upaya yang dilakukan berhasil dimentahkan oleh pemain SPN Fc, hingga nyaris menghabiskan waktu normal pertandingan.
Akan tetapi aksi dari Irwanto menjadi pembeda saat mendapat umpan matang dari Faisal di menit ke-44 yang berhasil menjadi gol penyama kedudukan, yang membuat barisan pendukung DP3A Fc di bawah pimpinan Kadis di luar lapangan bersorak gembira.
Mental pemain DP3A Fc meningkat dan asa untuk menjadi juara terus terpelihara, sehingga upaya membuat gol terus dilakukan, akan tetapi skor sama 2 bertahan hingga wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan babak kedua berakhir dan penentu kemenangan ditentukan dengan adu pinalti.
Adu sepak dari titik putih itu berhasil dituntaskan dengan sempurna oleh pemain DP3A Fc, dari 3 penendang yang disiapkan oleh kedua tim, SPN Fc hanya mempu membuat 1 gol, sementara DP3A membuat 3 gol sehingga skor akhir menjadi 5:3 atas kemenangan DP3A Fc, dan berhak melaju ke babak selanjutnya.






