FIKOM UPDM (B) Gelar Talk Show “The Colors of Communication”, Bahas Pengaruh Budaya dan Viralitas di Era Digital

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pemateri dan panitia talk show.

Foto bersama pemateri dan panitia talk show.

JAKARTA – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggelar acara tahunan The Colors of Communication, kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah mahasiswa S1 dan S2 ini berjalan lancar. Khusus untuk mahasiswa S2 menjadi penyelenggara kegiatan talk show bertajuk “Influence and Virality: Trend Budaya dalam Komunikasi Digital” yang diselenggarakan di Kampus I Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jalan Hang Lekir I, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Talk show yang berlangsung selama tiga jam ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saifulloh. Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Rialdo Rezeky Manogari L. Toruan, S.Sos., M.Si., Wakil Dekan Dr. Eni Kardi Wiyati, M.Si., Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Dr. Natalia Nilamsari, S.Sos., M.Si., serta Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fizzy Andriani, S.E., M.Si.

Talk show menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Badan Sertifikasi Profesi P-2 Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Prof. Dr. Ibnu Hamad serta Head of Protocol and Corporate/Public Affairs SCM-Emtek Media, Irnawati Widji Kahardja. Kegiatan dipandu oleh Nusantara Husnul Khatim Mulkan, yang juga menjabat sebagai Ketua Subkomisi Media dan Publikasi Lembaga Sensor Film Indonesia.

Baca Juga :  BPBJ Malut Siapkan Strategi Implementasi e-Katalog Versi 6 dengan Dukungan LKPP

Dalam sambutannya, Rektor UPDM (B), Dr. H. Muhammad Saifulloh, mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap pola komunikasi masyarakat beserta budaya yang menyertainya. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah pesatnya perkembangan era digital.

“Era digital telah mengubah banyak hal, termasuk cara kita berkomunikasi dan budaya yang menyertainya. Karena itu, penyesuaian terhadap perubahan menjadi sebuah keharusan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ibnu Hamad menjelaskan bahwa perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari kebudayaan, termasuk budaya digital yang berkembang saat ini. Ia menegaskan bahwa setiap individu pada hakikatnya adalah budayawan karena mampu menciptakan sesuatu yang menjadi produk kebudayaan.

Menurutnya, pemahaman tersebut harus menjadi dorongan untuk melahirkan karya dan kreativitas sendiri, bukan sekadar mengagungkan budaya yang diciptakan pihak lain.

“Kita tidak boleh berkecil hati dengan hanya membesarkan budaya orang lain. Kita harus mampu menciptakan budaya kita sendiri. Dalam dunia akademik, mahasiswa maupun dosen dituntut untuk menghasilkan teori-teori yang lahir dari pemikiran kita sendiri,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Irnawati Widji Kahardja mengulas pentingnya budaya digital dalam membangun reputasi dan branding, baik bagi perusahaan maupun individu. Menurutnya, media sosial kini telah menjadi sarana utama dalam membangun citra yang mampu meningkatkan eksistensi, kepercayaan publik, investasi, hingga membuka peluang ekspansi organisasi.

Baca Juga :  RSD Kota Tidore Luncurkan Aplikasi “ADA KAMI” untuk Permudah Akses Layanan Kesehatan

Ia menjelaskan bahwa masyarakat saat ini menghabiskan waktu berjam-jam di internet dan media sosial, sehingga platform digital menjadi media yang sangat efektif untuk menjangkau berbagai kalangan.

“Reputasi dan branding yang kuat di media sosial dibangun melalui konsistensi, komunikasi dua arah, inovasi konten, pemahaman terhadap audiens, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut menjadi fondasi penting bagi keberhasilan organisasi maupun perusahaan dalam jangka panjang,” paparnya.

Talk show berlangsung interaktif dengan diikuti peserta secara luring maupun daring dari seluruh Indonesia. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berkembang dinamis dengan berbagai pertanyaan seputar komunikasi digital, budaya, serta tantangan dan peluang di era media sosial.

Melalui talk show ini, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berharap dapat memperluas wawasan mahasiswa, akademisi, dan praktisi mengenai dinamika budaya komunikasi digital sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu memperkaya khazanah ilmu komunikasi di Indonesia.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru