Sambut Idul Adha 1444 H, KKSM Sumbang 2 Ekor Sapi Kurban

- Jurnalis

Rabu, 28 Juni 2023 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan sapi kurban oleh KKMS ke panitia idul adha.

Penyerahan sapi kurban oleh KKMS ke panitia idul adha.

SANANA-Kerukunan Keluarga Sula Morotai (KKSM), dalam momentum Idul Adha, menyumbangkan dua ekor sapi kurban yang di bagikan di dua Desa.

“Alhamdulillah, pada kesempatan Idul Adha 1444 Hijriah ini, KKSM menyumbangkan dua ekor sapi kurban. Satu ekor sapi, disumbangkan di masjid Al-Ikhlas Desa Darame Kompleks MTQ Kecamatan Morotai Selatan, dan satunya lagi di Desa Hapo Kecamatan Morotai Jaya,” sebut Ketua KKSM, Abdul Manaf Umaternate kepada marasai.id via WhatsApp. Rabu, (28/6/2023).

Manaf berharap, dengan adanya sumbangan sapi kurban, dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dan semoga tahun depan KKSM bisa memberikan sumbangan. Selain itu, Manaf pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sula (Sanana) di Morotai yang selalu berpartisipasi serta memberi support dalam segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh KKSM .

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Pelantikan Majelis Ta’lim di Ome

“Semoga semboyan WAI GAFOTA DAMOHA SANOHI GAFOTA selalu menjadikan kita semua memupuk persaudaraan di Pulau Morotai,” pungkasnya mengakhiri.

Sekedar informasi, KKSM menjadi salah satu wadah perkumpulan orang Sula (Pia Sua) di Kabupaten Pulau Morotai.

Diketahui, KKSM dibentuk sejak tahun 2005 hingga saat ini, kurang lebih ada 350 orang yang terdata dan tersebar di empat Kecamatan, diantaranya Kecamatan Morotai Selatan, Kecamatan Morselbar, Kecamatan Morotai Jaya Utara, dan Morotai Timur. Orang Sula yang mendiami Pulau Morotai, ada dari berbagai kalangan, baik masyarakat sipil TNI/Polri, dan PNS.

Baca Juga :  Cegah Stunting di Kepulauan Sula, Pemprov dan Pemkab Salurkan Bantuan

Menariknya, KSSM memliki semboyan “WAIGAFOTA DAMOHA SANOHI GAFOTA”, di mana semboyan ini memiliki makna filosofi yang cukup tinggi. Artinya, jika air yang mengalir bisa putus oleh tebasan pedang, barulah persaudaraan antara orang Sula bisa putus . Di sisi lain, dengan memegang teguh semboyan “WAIGAFOTA DAMOHA SANOHI GAFOTA”, persaudaraan orang Sula tidak akan putus di manapun berada.

Reporter: Am Teapon

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru